Pemda Sinjai Gelar Peningkatan Kapasitas SDM Secara Berkelanjutan

BONEPOS.COM, SINJAI - Asisten Administrasi Pemerintahan, DR.H.Muhlis Isma, mewakili Bupati Sinjai saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Kecamatan dan Desa tingkat Kabupaten Sinjai tahun 2019, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis 21 maret 2019, dengan tema "Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Kecamatan dan Desa tingkat Kabupaten Sinjai tahun 2019".

Kepala Bagian Pemerintahan yang juga selaku Ketua Panitia, Andi Yusran Maddolangeng, dalam laporannya menyampaikan bahwa banyak hal yang perlu dibenahi, utamanya dalam penghitungan pajak.

Menurut Andi Yusran, tahun ini, selain desa, kelurahan juga memperoleh anggaran. Sehingga, perlu diberikan pemahaman yang baru tentang mekanisme pajak, bagaimana menghitung dan membayar pajak.

"Dengan kegiatan ini diharapkan peningkatan skill keterampilan bagi penyelenggara, khususnya bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik dengan sasaran 67 desa 13 kelurahan," jelasnya.

Kepala Kantor Pajak Pratama Bulukumba, Sofyan, dalam sambutannya menyampaikan ilmu pengetahuan perpajakan bagi bendahara harus selalu updet.

"Tahun ini, Alokasi Dana Desa (ADD) 70 triliun bagi 75 ribu desa di seluruh Indonesia, terdapat 2.225 desa di Sulawesi Selatan, dimana ADD tersebut dananya sebagian bersumber dari pajak yang Bapak/Ibu bayar. Tahun 2018 lalu, kami mengapresiasi 3 desa terbaik yang telah melaporkan pajak, yaitu Desa Kampala Kecamatan Sinjai Timur, Desa Palae Kecamatan Sinjai Selatan dan Desa Bongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur," ungkap Sofyan.

Asisten Administrasi Pemerintahan yang mewakili Bupati Sinjai, DR.H.Muhlis Isma, saat membacakan sambutan Bupati, menyampaikan bahwa fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat. Dan melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berupaya meningkatkan kecerdasan dan kualitas sumber daya aparatur yang handal, unggul dan berdaya saing.

Muhlis Isma berharap agar setiap aparat pemerintah, baik di Kecamatan, Kelurahan dan Desa, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, harus dapat menciptakan kualitas, kinerja, serta pelayanan optimal yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Saat ini masyarakat sudah semakin kritis dalam menyampaikan berbagai apresiasi, tak terkecuali soal pelayanan yang baik dari Pemerintah Kecamatan, Kelurahan maupun Pemerintah Desa. Oleh karena itu, para Camat, Lurah dan kepala Desa, harus mampu memberikan pelayanan yang optimal dan menjalankan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, aspiratif, partisipatif dan transparan," kata Muhlis Isma.

Selain itu, ia juga menjelaskan agar program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan dan Desa berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan tersebut, dapat mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan program dan regulasi yang setiap saat mengalami perubahan.

"Dengan mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan program dan regulasi yang setiap saat mengalami perubahan, saya yakin kita dapat melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan pada rel yang telah ditentukan. Untuk itu saya berharap kepada seluruh aparatur Pemerintah Daerah agar selalu berupaya meningkatkan disiplin dan etos kerja, memiliki kepedulian dan semangat kebersamaan untuk melaksanakan seluruh program pendapatan dan belanja daerah Kabupaten, maupun anggaran pendapatan dan belanja Desa," jelasnya.

Telah hadir dalam acara ini, Kepala Kantor Pajak Pratama Bulukumba, Kepala Seksi Penyuluhan Pajak Pratama Bulukumba, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Sinjai, serta dua narasumber, yakni, Dr.M.H.Idris Patarai, dari IPDN Makassar, dan Idham Ismail, Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Bulukumba.

Pada kegiatan tersebut, juga telah berlangsung penyerahan cinderamata, antara IPDN dengan Pemda Sinjai, dan penyerahan souvenir bagi 3 desa terbaik dalam perolehan pajak, yaitu Desa Kampala, Desa Palae dan Desa Bongki Lengkese.(*)