Polmark: Swing Voter Emak-emak Penentu Pemenang Pilpres 2019

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan bekerjasama lembaga survei dan riset, Polmark Research Center Indonesia menggelar Roadshow di Kota Makassar, Kamis 21 Maret 2019.

Bertempat di Hotel Sahid Makassar, Roadshow diisi dengan pemaparan hasil survei Polmark di 73 dapil se Indonesia dan kuliah umum oleh dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan kader dan simpatisan PAN serta simpatisan Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Direktur Polmark, Eep Saefullah Fattah memaparkan hasil survei Polmark mengenai tingkat keterpilihan Partai Politik (parpol) peserta pemilu 2019 beserta tingkat keterpilihan dua kontestan Pilpres, Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi.

Survei ini dilakukan pada Oktober 2018-Februari 2019 dengan jumlah responden 440, dengan margin of error plus-minus 4,8%, di masing-masing 72 dapil dan 880 responden, dengan margin of error plus-minus 3,4% di 1 dapil.

Survei di 73 dapil ini mencakup 93% dari pemilih Pemilu 2019. Di 73 dapil ini diperebutkan 534 kursi dari 575 keseluruhan kursi DPR RI 2019. Pengambilan sampel survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan selang kepercayaan 95%.

"Khusus di survei ini kami mengambil sampel emak-emak sebanyak 50 persen. Mengapa 50 persen? Karena metodologi pengambilan sampelnya adalah di 1 dapil kabupaten kota itu respondennya diambil secara proporsional," kata Eep.

Eep menyimpulkan, berdasarkan dari survei yang khusus mengambil sampel suara perempuan (emak-emak) hanya 9 partai yang lolos Parliamentery Treshold (ambang batas parlemen). Ke sembilan partai politik yakni PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PAN, Nasdem, PKS dan PPP. Adapun partai yang tidak lolos ke parlemen, yakni PSI, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya, Hanura dan Partai Garuda.

"Sementara untuk Pilpres saat ini elektabilitas petahana Jokowi Amin dibawah 50 persen di kalangan perempuan, yakni 40,5 persen," ungkap Eep.

Adapun, elektabilitas penantang Jokowi, yakni PrabowoSandi mendapat dukungan suara perempuan sebesar 25,0 persen.

Eep menjelaskan, meski saat ini JokowiAmin unggul, namun swing voter di kalangan perempuan cukup tinggi, mencapai 34,5 persen. Sehingga, swing voter suara perempuan inilah yang menentukan siapa yang bakal memenangkan Pilpres 2019.

"PrabowoSandi terus menguat, sementara JokowiAmin terus turun. Saya menyimpulkan kita belum bisa menyatakan siapa yang unggul. Kedua pasang harus kerja keras di minggu-minggu terakhir," tutupnya.

Penulis:Ahmad Rusli