Sakit, Penahanan Dokter Kecantikan Gadungan di Bone Ditangguhkan

(BONEPOS.COM - ILHAM ISKANDAR). EM dan RN saat menjalani pemeriksaan di unit Tipikor Polres Bone, Selasa 19 Februari 2019 malam.

BONEPOS.COM, BONE - Polres Bone menangguhkan penahanan dokter gadungan, Amyza Tomme, 36 tahun, Rabu, 20 Maret 2019. Penangguhan yang diberikan Polisi lantaran tersangka sedang sakit.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim mangatakan, sebagai gantinya, tersangka dugaan kasus mal praktek kecantikan itu wajib lapor satu kali dalam dua hari.

Tidak hanya Amyza, penangguhan penahanan juga diberikana kepada Rini Hadriyani 32 tahun, yang tidak lain adalah tersangka yang berperan sebagai asisten Amyza.

"Keduanya dalam status penangguhan penahanan, karena sakit dan sempat dirawat di rumah sakit dan dijamin tidak akan melarikan diri," kata Kadarislam, Kamis 21 Maret 2019.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Bonepos.com, para korban baru-baru ini secara resmi mencabut laporan mereka di Polisi.

Meski demikian, penyidik Polres Bone tetap melanjutkan proses hukum terhadap kedua tersangka tersebut dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Watampone.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa, 19 Februari 2019 lalu, Amyza alias EM ditangkap Polisi lantaran diduga menjadi dokter gadungan dan menipu sejumlah warga di Bone.

Selain Amyza, saat itu, Polisi juga turut mengamankan Rini alias RN, asisten Amyza yang bertugas untuk mencari pasien.

Dalam penangkapan itu, Polisi mengamankan barang bukti berupa 2 tas koper yang berisi, obat-obatan, jarum suntik serta Paspor.

Penangkapan terhadap keduanya dilakukan Polisi setelah adanya beberapa korban yang melapor telah menjadi korban mal praktek Amyza.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat Pasal 77 dan 78 Undang-Undang No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dengan ancaman hukum 5 (lima) tahun penjara.