Bantahan KPU Gowa Terkait Baliho Spesimen Surat Suara yang Hanya Memuat Foto Paslon Jokowi Amin

BONEPOS.COM, GOWA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa angkat bicara soal isu Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai berpihak kepada salah satu pasangan Capres. APK tersebut dituding dibuat oleh KPU Gowa.

Ketua KPU Gowa, Muchtar Muis mengatakan, menyikapi informasi yang beredar melalui media sosial terkait adanya baliho specimen surat suara yang terpasang di berbagai lokasi di Kabupaten Gowa, perlu kiranya pihak KPU mengklarifikasinya.

"Kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu ada beberapa jenis, diantaranya pemasangan APK berupa baliho, spanduk, umbul-umbul yang diatur pemasangannya di zona yang ditentukan KPU dengan ukuran yang sudah ditetapkan," jelas Muchtar saat ditemui, Rabu 27 Maret 2019.

Lanjut Muchtar, dengan memuat materi kampanye sebagaimana diatur dalam PKPU nomor 23 dan PKPU nomor 28 Tahun 2018, maka baliho yang beredar tersebut bukan produk KPU Gowa dan tidak menjadi wewenang KPU Gowa untuk menurunkan baliho tersebut.

"Diharapkan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dibuat untuk meresahkan," lanjut dia.

Muchtar pun menegaskan, KPU senantiasa bersikap netral dan independen dalam menjalankan tugas serta menjaga rasa keadilan untuk semua peserta pemilu.

Diketahui, sebelumnya beredar di media sosial dan menjadi viral, foto baliho spesimen surat suara yang hanya memuat foto pasangan Capres Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin. Sementara pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo-Sandi tidak terdapat foto paslon hanya terdapat nama saja. Dalam baliho juga nampak, di bawah foto pasangan Capres, tertulis Gowa Bersatu.

Salah satu akun facebook, Santri Penuh Cinta membagikan foto tersebut dan menduga KPU Gowa tidak netral.

Penulis:Ahmad Rusli