Gaji Karyawan Dibawah UMP/UMK, LBH S3 Sukses Lakukan Mediasi

BONEPOS.COM, WAJO - Darmawan Saputra salah seorang karyawan perusahaan swasta yang bergerak dibidang cash dan kredit (PT. Columbus) Bone yang sempat mengadukan nasib di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sipakatau Sipakalebbi dan Sikapainge (S3) Bone akhirnya terselesaikan di tingkat mediasi.

Saat ditanya terkait persoalan yang dialaminya, Darmawan Saputra sangat berterima kasih kepada advokat dan paralegal S3 yang telah membantu menyelesaikan segala urusan yang berkaitan dengan tempat ia bekerja.

“Saya bekerja dari tahun 2017 sampai 2019 dengan selisih gaji yang saya terima akhirnya pihak perusahaan PT.Columbus mengganti secara keseluruhan sebesar Rp 10 Juta,” ungkapnya, Rabu 27 Maret 2019

Sementara itu, Riswandi, S.H saat dikonfirmasi Bonepos.com membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengkajian terkait persoalan yang menimpa kliennya, karena diduga perusahaan tersebut melanggar regulasi.

“Benar, setelah kami melakukan pengkajian terkait dugaan pelanggaran oleh pihak perusahaan terhadap Darmawan Saputra, karyawan swasta (PT. Columbus) Cabang Bone, dengan dalil UU No.23 tahun 2003 kami langsung bertindak tegas untuk menuntut hak karyawan yang tidak sesuai dengan UU yang mengatur tentang ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pihaknya telah mempertemukan kedua belah pihak yakni klien mereka Darmawan Saputra dengan pihak perusahaan.

“Dalam mediasi kurang dari 3 jam yang di langsungkan di Disnakertrans Kabupaten Wajo kemarin, berdasar dari undang-undang yang mengatur tentang ketenagakerjaan mediasinya pun memuahkan hasil dan kesepakatan ganti rugi perusahaan PT.columbus terhadap mantan karyawannya Darmawan sebesar Rp 10 Juta,” paparnya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Umum HMI Komisariat STIH Pengayoman Watampone ini juga menerangkan, bahwa seharusnya pihak perusahaan terlebih dulu paham Undang-Undang yang mengatur tentang ketenagakerjaan sehingga karyawan tetap mendapatkan hak yang semestinya.

"Ini adalah pelajaran untuk perusahaan-perusahan yang lain agar tetap menjalankan peraturan-peraturan yang sudah di tetapkan,” pungkas Riswandi.

Penulis:Iwan Taruna