Bupati Andi Seto Harap KLA di Sinjai Meningkat Jadi Kategori Madya

BONEPOS.COM, SINJAI - Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa mengharapkan proses evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak secara online pada tahun 2019 ini dapat meningkat menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya.

Hal tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, saat menghadiri dalam acara penandatanganan MoU Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai terkait Perlindungan Anak di ruang pola kantor Bupati Sinjai, Sabtu 30 maret 2019.

Menurut Andi Seto, ia sangat mengapresiasi Program kegiatan dari DP3AP2KB yang merupakan kreativitas dan langkah maju dalam mendorong pembangunan khususnya pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sinjai.
Isu terkait Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak merupakan isu lintas bidang/sektor yang penanganannya membutuhkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan yang terkait, termasuk di dalamnya peran serta masyarakat, dunia pendidikan dan lainnya.

"Banyak hal yang bisa dikolaborasikan dan disinergikan, termasuk kegiatan ini bahwa cakupan isi Kesepakatan atau MoU dan diimplementasi kegiatannya di Kampung KB yang tersebar di 9 Kecamatan yang ada di Sinjai.
Saya mengharapkan agar tahun ini, proses evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak secara online dapat meningkat menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya," harapnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB, Hj. Mas Ati dalam laporannya mengatakan bahwa pokok sasaran dalam kerjasama ini, adalah sosialisasi perlindungan anak dan remaja yang mencakup tentang
remaja.

"Sasaran dari MoU ini adalah sosialisasi perlindungan anak dan remaja yang mencakup tentang
remaja. Menunda usia pernikahan dini, berperilaku sehat, menjauhkan diri dari free sex dan obat-obatan terlarang," jelasnya.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyakat, Prof. Dr. Arfin Adam dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya kepada Pemerintan Kabupaten Sinjai yang sangat responsif terhadap program peningkatan kualitas anak dan remaja.

Ia menyatakan dengan adanya Perjanjian MoU ini sebagai dasar dan pedoman kerja sama, maka diupayakan saling memberikan kontribusi sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing.

"Harapan kami, semoga pelaksanaan dan implementasi program ini betul-betul terjadi secara interaktif. Kami mendukung penuh peran Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dimana anggotanya merupakan perserta didik tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Sinjai," harap Arfin Adam.

Pada penandatanganan MoU tersebut, telah dihadiri oleh Perwakilan Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Kabag Humas, Para Kepala Desa/Lurah Pembina Kampung KB Kabupaten Sinjai, Para Pembina dan Peserta Didik PIK Remaja Tingkat SMA/SMK Kabupaten Sinjai, dan Para Staf Lingkup DP3AP2KB Kabupaten Sinjai. (*)