Viral, Ini Kisah Ibu yang Tega Dorong Putrinya Dari Mobil

Instagram @humas_polres_malang_kota)

BONEPOS.COM, Video seorang wanita mendorong anak SD dari dalam mobil viral dan menjadi sorotan. Aksi tersebut dikabarkan terjadi di Jalan Veteran, Malang Kota. Namun tak jelas kapan peristiwa itu terjadi.

Laman media sosial ramai dengan beredarnya video berdurasi 1 menit 19 detik yang memperlihatkan aksi dorong tersebut. Dua orang yang terlibat dalam peristiwa itu diketahui sebagai ibu dan anak kandungnya. Dalam video rekaman itu, tampak sebuah mobil menepi di bahu jalan. Terlihat penumpang mobil melempar tas dan memaksa keluar seorang bocah perempuan yang masih mengenakan seragam putih-merah.

Bocah perempuan itu sempat memaksa masuk ke dalam mobil. Tetapi, perempuan yang lebih dewasa terus menahannya di luar mobil.

Sang ibu, diketahui bernama Wati, akhirnya memberikan klarifikasi. Dia mengaku khilaf sampai mengusir anaknya keluar mobil.

Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna, mengatakan pihaknya telah mendatangi kediaman Wati. Polisi telah meminta penjelasan dari Wati atas kejadian yang sempat viral tersebut.

" Hasil dari klarifikasi menyatakan bahwa ada kesalahpahaman dan cekcok antara ibu dan anak tersebut, hal ini karena kegiatan les," ujar Yogi, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 29 Maret 2019.

Menurut Yogi, awalnya si anak menolak masuk les. Bocah itu beralasan tidak membawa baju ganti.

" Sedangkan dari ibunya menginginkan si anak tetap berangkat les. Terjadi kesalahpahaman di sana, ada sedikit saling dorong, anak terjatuh. Tetapi setelah itu anak kembali ke mobil dan dibawa kembali ke rumah," kata Yogi.

Usai kejadian, kata Yogi, antara Wati dan anaknya sudah tidak terjadi masalah. Namun demikian, video peristiwa tersebut sudah kadung tersebar di media sosial.

" Si anak tersebut sudah minta maaf pada ibunya karena memang merasa membantah perintah orangtuanya. Padahal itu maksud orangtuanya itu baik, agar si anak itu, ikut les, biar pintar," kata dia.

Selanjutnya, kata Yogi, Wati mengaku khilaf saat diperiksa petugas dan meminta maaf. Permintaan maaf itu kemudian disampaikan dalam bentuk video yang diunggah di akun Humas Polres Malang Kota.