Atraksi Seni Budaya Warnai Hari Kebudayaan Kota Makassar

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Hari Kebudayaan Kota Makassar dirayakan dengan parade budaya serta menampilkan berbagai atraksi aneka kesenian budaya daerah kota Makassar dan daerah lainnya yang dipusatkan di Benteng Fort Rotterdam jalan Ujung Pandang Kota Makassar. Senin (1/4/2019).

Iring iringan parade dan atraksi kesenian dengan pakaian adat daerahnya dibawakan sejumlah siswa siswi serta perkumpulan dan sanggar seni budaya di kota Makassar.

Pertunjukan atraksi kesenian dibawakan sejumlah penari dengan menampilkan masing- masing atraksi kesenian daerahnya disepanjang jalan ujung pandang menuju ke Benteng Fort Rotterdam.

Pertunjukan atraksi Barongsai, Pencak Silat dari Madura, Tarian Bali, Jawa dan Papua juga mewarnai Hari Budaya ini, tidak ketinggalan pula permainan yang menggunakan alat tradisional daeeah makassar nampak mewarnai parade kesenian ini.

Kepala Dinas Kebudayaan kota Makassar Sittiara Kinang, berharap agar hari Kebudayaan kota Makassar yang ditetapkan tanggal 1 April ini, yang telah dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) Makassar No 24 Tahun 2019, dapat menjadi Destinasi wisata budaya kota Makassar di Indonesia timur serta dapat menjadi icon wisata budaya yang mendunia.

"Kegiatan yang berunsur kebudayaan ini akan berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 1 hingga 6 April 2019 mendatang menampilkan berbagai kegiatan parade budaya etnis nusantara dan dunia, festival kuliner, permainan rakyat, dan pertunjukan kesenian lainnya yang diikuti kurang lebih 1000 peserta, terdiri dari pelajar SD dan SMP, Sanggar-sanggar seni, serta perwakilan dari berbagai SKPD se kota Makassar," terang Sittiara.

Pencanangan Hari Kebudayaan Kota Makassar dihadiri Sekda Provinsi Sulsel, Walikota Makassar beserta Wakil, Ketua Tim Penggerak PKK kota Makassar dan Wakil, Mantan Walikota dan Mantan Wakil Walikota Makassar, mantan Sekda Walikota Makassar, Konjen Australia, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se kota Makassar.

Hadir pula Budayawan, Seniman, Sejarawan, Akademisi, dan Praktisi Budaya, serta pimpinan BUMN, BUMD, Perusda dan Perhotelan, yang ada di kota Makassar tak ketinggalan pula sejumlah Keturunan Raja raja di Sulawesi-selatan.

Penulis:Ahmad Rusli