Waspada! Pengedar Sabu di Bone Pakai Senjata Api

Tersangka kasus narkoba, Syamsu 25 tahun, Martang, 36 tahun, warga Laccigai, Desa Palongki, Tellusiatinge dan Sukarman, 34 Tahun, warga Desa Tocinnong, Kecamatan Amali saat memberikan keterangan di hadapan wartawan, Senin, 1 April 2019.

BONEPOS.COM, BONE - Praktik peredaran narkoba di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan patut diwaspadai. Pasalnya para pengedar narkoba, kini sudah memakai senjata api.

Hal ini dibuktikan dengan adanya penangkapan yang dilakukan anggota satuan Intelkam Polres Bone, di Desa Tajong, Kecamatan Tellusiattinge, Minggu, 31 Maret 2019, sekira pukul. 20.00 WITA malam kemarin.

Dalam penangkapan itu, seorang pria diduga berperan sebagai pengedar narkoba yakni Syamsu, 25 tahun kedapatan menguasai senjata api rakitan jenis FN.

"Senjata api-nya rakitan jenis FN. Senjata itu ditemukan saat anggota melakukan penggeladahan di rumah tersangka," kata Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim kepada Bonepos.com, Senin, 1 April 2019.

Menurut pengakuan tersangka lanjut Kapolres, senjata api itu diperoleh dari temannya yang meninggal empat tahun lalu.

"Meski demikian, kita tetap mendalami kepemilikan senjata api ini, apakah itu digunakan untuk kejahatan, masih kita telusuri," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam penggerebekan Minggu malam itu, Polisi mengamankan tiga orang tersangka pelaku.

Selain itu diamankan pula barang bukti berupa 8 (delapan) paket narkoba jenis sabu, sendok takar, alat hisap bong, timbangan digital, 1 bal plastik bening, Kartu ATM dan uang tunai Rp 7 juta.

Tidak hanya itu, dari tangan salah seorang tersangka juga diamankan 1 pucuk senjata api rakitan model FN berikut 11 amunisi aktif kaliber 5,56 mm dan kaliber 38 mm.