Hanya Pelampiasan Rebound Love, Simak Tanda – Tanda Berikut Ini

BONEPOS.COM, Baru putus cinta, si dia langsung dengan mudahnya mendekati kamu. Hati-hati barangkali kamu cuma jadi pelampiasannya saja lho!.

Seseorang dikatakan terjebak dalam rebound love atau rebound relationship ketika pasanganmu belum sepenuhnya pulih dari hubungan asmaranya yang baru berakhir sehingga menjadikan kamu sebagai pelarian sementara.

Hubungan ini sering kali menimbulkan emosi negatif pada orang-orang yang terlibat di dalamnya, jadi ada baiknya kamu mengetahui apa saja ciri-cirinya.

1. Tidak punya komitmen jangka panjang

Salah satu ciri utama bahwa kamu menjadi pelarian dalam rebound love adalah tidak adanya komitmen untuk menjalani hubungan jangka panjang. Pasanganmu mungkin akan memberikan kesan secara tidak langsung bahwa ia belum menginginkan hubungan yang serius, atau belum memikirkan akan membawa ke mana hubungannya denganmu.

2. Menghubungi saat butuh

Coba ingat kembali, seberapa sering pasangan mu menelepon atau mengirim pesan dalam seminggu? Kebanyakan orang yang menjalani hubungan rebound hanya menghubungi pasangan barunya saat merasa sedih, hampa, atau kesepian. Ketika merasa bahagia, ia mungkin malah tidak menghubungimu sama sekali.

3. Sering membicarakan mantan kekasihnya

Membicarakan mantan kekasih adalah hal yang lumrah, tapi bisa menjadi tidak wajar jika dilakukan terlalu sering. Begitu pula jika pasanganmu kerap membandingkan kamu dengan mantan kekasihnya, atau membandingkan hubungannya saat ini dengan hubungannya di masa lalu meskipun bersikeras sudah move on.

4. Pasanganmu tidak mau terbuka

Hubungan yang baru seharusnya membuat kalian saling mengeksplorasi sifat satu sama lain, tapi tidak demikian dengan rebound love. Pasangan kamu bisa saja akan merahasiakan banyak hal, jarang menghabiskan waktu denganmu, tidak mau menjalin kontak mata, atau tidak menjadi dirinya yang sebenarnya.

5. Selalu ingin memamerkan Anda pada mantan kekasihnya

Orang yang terjerat rebound love biasanya belum sepenuhnya sembuh dari rasa sakit hati setelah putus cinta. Jadi, ia akan melakukan segala cara untuk membalas rasa sakit hati tersebut, termasuk dengan memamerkan kamu pada mantan kekasihnya.

6. Tidak diperkenalkan dengan teman dekatnya

Pasangan idealnya akan mengenalkan kekasihnya kepada teman-temannya jika ia berkomitmen untuk membawa hubungan ke arah yang lebih serius. Namun, orang yang terjebak dalam rebound love justru cenderung melakukan hal sebaliknya. Ia mungkin tidak akan mengenalkan kamu kepada teman-teman terdekatnya karena tidak beranggapan bahwa hal tersebut penting.

Mengutip laman Psychology Today, hubungan yang terikat dengan rebound love dapat menimbulkan rasa kecewa dan merusak kepercayaan dalam hubungan. Emosi negatif dan rasa sakit hati yang muncul akibat perpisahan juga dapat terbawa ke hubungan yang baru sehingga membuat kamu merasa tidak nyaman.

Bila kamu mendapati tanda-tanda tersebut, maka solusinya adalah menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan untuk menentukan solusinya. Pasalnya, hubungan asmara baru yang sehat memiliki peran penting dalam proses move on pasanganmu.