Kapolres Membuka Pagelaran Seni Tradisional, Ini Tujuannya

BONEPOS.COM, BONE - Pembukaan Pangelaran seni tradisional kapolres awards dalam rangka HJB ke 689 di mesium Lapawawoi jalan MH Tamrin Rabu 3 April 2019.

Kegiatan yang di buka secara lansung oleh Kapolres Bone AKBP Kadarislam Kasim dan di hadiri wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle,kadis kebudayaan Kabupaten Bone H A promal pawi serta para pejabat utama polres Bone dan tokoh Adat pelestari budaya kabupaten Bone.

Kepala dinas kebudayaan A Promal Pawi mengatakan bahwa budaya dapat mengangkat kabupaten Bone menjadi sebuah daya tarik.

Masih banyak yang perlu di lestarikan di kabupaten Bone termasuk budaya dan tradisi masyarakat Bone pada masa lampau sehingga kedepan dapat menjadi pusat budaya bugis di indonesia serta mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Bone membuka kegiatan mengatakan kabupaten Bone kaya akan budaya saya merasakan sendiri karna masih kental dengan budayanya.

Bone sebagai kabupaten Beradat yg tak lepas adab budaya adatnya dan sebagai polri,Bone adalah sebagai budaya kita dalam melaksanakan tugas.

Estika dan moraliti dengan budaya perlu kita lestarikan karna Perkembangan teknologi yang menjadi ancaman bagi budaya kita.

Kesopanan mulai menurun dengan saling menghina dan mencela dan menghujat.yang akan mengancam kepribadian di indonesia.

Dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kembali nilai budaya kita dengan tujuan menjadikan sebuah kebersamaan bagi kita .

Mari merajut persamaan dan bina silaturahmi yang sangat luarbiasa dengan menghadirkan budaya sebagai perekat kekerabatan kiranya ini dapat terbangun kembali di kabupaten bone.

Kegiatan yang mengusung Tema maseddi patarakkai Ade ri tana Bone dengan menampilkan berbagai budaya masyarakat kabupaten Bone pada masa lampau"ungkap Kadarislam.

Dalam kegiatan tersebut kapolres mendeklarasikan aliansi seni budaya tradisional serta memberi santunan dan pernghargaan kepada pelestari budaya bone