Waspada, Sinjai Siaga Darurat Bencana

BONEPOS.COM, SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai akhirnya menetapkan status siaga darurat bencana untuk wilayah Sinjai, mulai Maret hingga Juni 2019.

Sesuai Press Release yang dikeluarkan oleh BPBD Sinjai, bahwa memasuki puncak musim hujan, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di Kabupaten Sinjai sampai tanggal 30 Juni 2019 mendatang.

Penatapan status siaga bencana tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sinjai Nomor 328Tahun 2019 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah longsor, dan Angin Kencang di Kabupaten Sinjai Tahun 2019.

Sebelumnya, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar melalui suratnya nomor UM.501/142/KBBIV/III/2019 tertanggal 08 Maret 2019, dengan perihal Waspada Cuaca Ekstrim, telah menyampaikan bahwa cuaca ekstrim yang diperkirakan akan melanda wilayah Bumi Panrita Kitta ini, dapat menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor, angin kencang disertai petir, badai dan guntur di Kabupaten Sinjai.

Menurut analisis BMKG, cuaca ekstrim yang turut melanda Kabupaten Sinjai dalam beberapa bulan terakhir, diprediksi dan berpotensi terjadi hinggga memasuki puncak musim hujan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2019.

Sehubungan dengan informasi resmi dari BMKG tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Akbar, melalui lembar disposisinya pada surat BMKG dimaksud, juga telah menginstruksikan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai untuk segera membentuk Tim.

Menurut Achmad Karim, Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Sinjai, bahwa berbekal informasi resmi BMKG serta arahan Sekda, maka dengan tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur Penaggulangan Bencana, serta dengan memperhatikan berbagai kejadian dampak cuaca ekstrim.

Achmad Karim, juga menjelaskan bahwa pihak BPBD Sinjai secara intens melakukan pengkajian yang akhirnya bermuara pada tiga kesimpulan, yakni pertama, adalah dengan menyiapkan himbauan waspada bencana dalam bentuk Surat Edaran Bupati Sinjai yang ditujukan kepada Camat, Kepala desa/Lurah hingga RT dengan tembusan seluruh pimpinan OPD dan instansi terkait, untuk senantiasa waspada meningkatkan upaya antisipatif dan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem. Kedua, berkoordinasi dengan Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai untuk menetapkan status siaga bencana dengan surat keputusan Bupati Sinjai, dan yang Ketiga adalah mempersiapkan dan melaksanakan langkah-langkah taktis operasional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Penetapan siaga bencana ini untuk mengantisipasi resiko kebencanaan di Kabupaten Sinjai. Dan berbekal informasi resmi BMKG serta arahan Sekda, maka kami siap melaksanakan tugas dengan tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur," kata Achmad Karim. (*)