Biar Gak Bingung Saat Nyoblos, Kenali 5 Jenis Surat Suara Ini

Ilustrasi warna kertas pemilu

BONEPOS.COM, Pemilu tinggal menghitung hari dan untuk pertama dalam sejarah Pemilu di Indonesia akan diadakan serentak.

Pemilih akan menyalurkan hak suara untuk memilih Presiden/wapres, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

KPU menyiapkan 5 jenis kertas suara untuk dicoblos 17 April 2019.

Berikut penjelasan 5 jenis kertas suara Pemilu 2019

1. Kertas suara pemilihan Presiden/ Wapres

Kertas suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ditandai dengan warna abu-abu, diterima dalam keadaan masih terlipat.

Ketika dibuka lipatanya akan nampak dua foto pasangan capres/cawapres

Nomor urut 01 - Ir H Joko Widodo dan Prof Dr (H.C) KH Ma'aruf Amin.
Di bawah gambar foto pasangan calon terpampang lambang partai pengusung PDIP, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura dan PKPI

Nomor urut 02 - H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahuddin Uno.
Di bawah gambar foto pasangan calon terpampang lambang partai pengusung Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat

Pemilih tinggal mencoblos di kolom gambar capres/cawapres.

2. Kertas suara pemilihan DPR RI

Dalam keadaan terlipat kertas suara pemilihan DPR RI ditandai dengan warna kuning

Saat kertas suara dibuka akan nampak gambar nomor urut partai, lambang partai, dan daftar caleg. Foto caleg tak terpampang di kertas suara tersebut.

Di kertas suara itu terpampang 16 partai politik dari nomor urut 1 sampai 14, kemudian lanjut nomor 19 dan 20 (nomor urut 15-18 partai khusus di Provinsi Aceh, tak muncul di kertas suara di provinsi lain)

Di bawah lambang partai, akan muncul daftar nama caleg, hampir sebagian besar partai masing-masing mengajukan 6 nama sesuai alokasi kursi di daerah pemihan Sulawesi Utara , tapi beberapa partai lain mengajukan kurang dari itu.

Pemilih tinggal memastikan nama yang ingin dipilih kemudian mencoblos di kolom nama caleg, atau mencoblos di kolom lambang partai.

3. Kertas Suara Pemilihan DPD RI

Kertas suara ini ditandai dengan warna merah. Ketika dibuka akan muncul nomor urut, nama dan foto Calon Anggota DPD.

Ada 23 calon Anggota DPD RI yang siap dipilih, para kontestan diurutkan sesuai abjad nama.

Pemilih jangan bingung, nomor urut calon DPD agak ganjil, tapi itu bukan kesalahan, karena nomor urut memang dimulai 21 sampai 43.

Anggota DPD RI termasuk kategori peserta pemilu, sehingga nomor urut Anggota DPD disambung dari nomor urut parpol terakhir yakni PKPI nomor 20

4. Kertas Suara DPRD Provinsi

Kertas suara warna biru untuk memilih DPRD Provinsi. Ketika lipatan kertas suara dibuka maka akan nampak nomor urut, nama dan lambang 16 partai politik. Kemudian daftar nama caleg di bawahnya, tanpa foto..

Pemilih akan menerima kertas suara sesuai dapil tempatnya memilih.

5. Kertas Suara DPRD Kota/Kabupaten

Warna hijau digunakan untuk menandai kertas suara DPRD Kota / Kabupaten.

Kerta suara DPRD ini juga tanpa foto caleg, hanya nomor urut, nama dan lambang partai.

Kemudian di bawahnya ada daftar nama caleg.