KPU Soppeng : Rekomendasi Pihak Bawaslu Terkait Dengan PSU Wajib Ditindaklanjuti

BONEPOS.COM, SOPPENG - Setalah pihak Bawaslu Kabupaten Soppeng, mendapatkan pemilh yang ber KTP Makassar dengan tidak terdaftar di data DPT serta DPTB, lalu menggunakan hak pilihnya di TPS yang ada di Kabupaten Soppeng sehingga pihak Bawaslu mengeluarkan rekomendasi PSU di 2 TPS.

Ketua KPU Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi menanggapi hal tersebut, bahwa Rekomendasi Panwaslu Kec Donri Donri dan Kec Lalabata tentang rekomendasi PSU ke PPK, adalah bagi KPU wajib menindaklanjuti Rekomendasi Panwascam, PSU dilaksanakan paling lama 10 hari terhitung sejak hari pemungutan suara," ungkap Hasbi.

" Kami menegakkan proses dan tahapan Pemilu yang berintegritas. Proses pemilu yang sedang berjalan termasuk proses rekapitulasi perolehan suara ditingkat kecamatan,

Hal hal yang menjadi catatan penting pada proses tersebut termasuk hasil temuan Saksi, PPS, PPK dan Panwascam serta Rekomendasi panwascam untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan dikaji secermat mungkin untuk menjadi keputusan strategis bagi penyelenggaraan pemilu dan juga menjadi bagian dari pendidikan pemilu bagi masyarakat," jelasnya.

Selain itu PSU juga menjadi upaya untuk menciptakan hasil pemilu yang betul betul bersih, jujur dan adil. Tidak menyisakan residu ataupun cerita cerita yang tidak selesai.

Untuk pemilu yang bersih, adil, jujur, bermatabat dan membahagiakan, Kewajiban kita mewariskan hasil pemilu yang berintegritas melalui proses yang berintegritas.

Hal lain yang juga penting adalah tahapan pemilu dan teknis penyelenggaraan-nya adalah domain KPU sehingga tidak boleh penyelenggara menaati pihak-pihak di luar KPU yang bermaksud mengarahkan penyelenggara pemilu untuk menghindari PSU," ungkap Hasbi.