Panitia Turnamen Kawerang Dinilai Tidak Transparan

BONEPOS.COM, BONE - Pertandingan sepak bola yang sejati melahirkan juara dan disambut suka cita para pendukungnya. Seperti halnya turnamen sepak bola mini Bukit Kawarang Cup I, yang baru saja pertandingan usai, dan melahirkan juara baru.

Namun pertandingan yang sudah usai itu, tidak diterima dengan senang oleh salah manajer tim. Pertandingan final yang bertemukan dua nama sama, yakni Benteng Utama vs Benteng Utama Junior artinya final sekampung itu, berbuntut kecewaan dari salah satu manajer tim.

Dimana Manajer Benteng Utama Junior, tidak terima diperlakukan tidak adil dan tidak jujur oleh pantia. Pasalnya perlakuan tidak dab transparan itu, mengenai uang pembinaan, dimata manajer Benteng Utama Junior, perlakuan seperti baru kali ini terjadi diturnamen Bukit Kawerang.

Reski Heryadi, Manajer Benteng Utama Junior, kepada tribunbone, minggu, 21 April 2019, mengatakan, ini sngat merugikan karena di dalam turnamen biasanya kalau terlambat di denda gol, nah kenapa uang pembinaan jadi sanksinya tidak ada sejarah bola uang pembinaan jadi sanksinya, lagian kita bertanding sama-sama benteng ji". Sesal Reski

Dan wasit (saenal,red) yang mengganggap drinya tegas, tapi tegas tidak sesuai pada funsinya dan panitia seakan-akan tidak rela tuan rumah di kalah dari tim Benteng, makanya panitia pelaksana (wahyu) semena-mena sepihak membuat keputusan yang tidak msuk akal di dalam PSSI tidak ada atauran yang mengatakan denda mengurangi uang pembinaan, kecuali denda gol."tegasnya

Saya harap dengan adanya berita ini saya harap pihak dari PSSI Kabupaten Bone menindaki adanya ini karena mencederai marwah persepakbola-an,karena baru mengadakan turnamen yang pertama sudah melakukan hal yang tidak senonoh bagaimana kalau di biarkan saja begini terus. Salah satu yang membuat kami, heran adalah, masa uang pembinaan untuk kami harus disunat, dengan alasan tidak masuk akal."kata Reski dengan nada kecewa.

Dan pemerintah setempat menanggapi hal ini sangat rusak,terus sudah saya telpon salah satu panitia Abustan,semuanya mengelak dengan alasan katanya dia nda tau. Lagian juga saya tanya juga salah satu donatur yg mmberikan bantuan untuk turnamen ini katanya dia nda tau dengan adanya permasalahan ini."terang Reski. Heriyadi.

Penulis:Amry Amas