Hasil UNBK di Bone, Berikut Penjelasan Plt Kepala Dinas Pendidikan

BONEPOS.COM, BONE - Tingkat kelulusan atau hasil ujian nasional (UN) pada tahun pelajaran 2018/2019 untuk jenjang SMP dan SMA sederajat tidak lagi berpatok pada hasil UN siswa tapi yang diukur adalah integritas terhadap siswa.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Hj. A. Syamsiar Halid, saat memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Rabu, 24 April 2019.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone tersebut menyebutkan hasil ujian nasional itu bukan lagi dari peringkat tapi dari nilai karkateristik siswa yang berintegritas.

"Ujian Nasional tahun ini sudah bukan peringkat lagi tapi saat ini bagaimana siswa kita berintegritas 100 persen. Salah satu intinya adalah kita harapkan anak bisa lulus terbaik 100 persen di Bone," kata A.Syamsiar Halid yang juga Staf Ahli Bupati Bone itu.

Ketika ditanya terkait hasil pemantauan Ujian Nasional selama tiga hari tersebut menurutnya sudah berjalan dengan lancar dan tertib.

"UNBK dan USBN sampai hari ketiga berjalan lancar dan tertib kecuali ada satu kendala di SMPN 1 Ajangale karena faktor jaringan tapi itu sudah diatasi," ungkapnya.

Adapun sejumlah sekolah yang menjadi sasaran pemantauan di hari ketiga itu antaralain SD Inpres 3/77 Bajoe I, SDN 18 Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur serta SDN 26 Watang Palakka dan SD Inpres 10/73 Watang Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Sebelumnya pada hari pertama, Plt Kadisdik bersama Bupati Bone H.A.Baso Fahsar M.Padjalangi memantau UNBK dan USBN di SMPN 6 Watampone, MTsN 1 Bone, SMPN 3 Watampone, SDN 11 Watampone, SDN 1 Watampone dan SD Inpres 12/79 Watampone. Selain itu Plt Kadisdik juga telah memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 8 Watampone, USBN di SDN 7 Manurunge, SDN 2 Manurunge, SD Inpres 5/81 Tibojong.