Hadiri Jambore Inovasi Pelayanan Publik, Ini Harapan Bupati Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Jambore Inovasi Pelayanan Publik di Hotel Four Sheraton Makassar, Kamis 25 April 2019.

Pada kegiatan ini, ditampilkan sejumlah inovasi yang dilakukan oleh Perangkat Daerah, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai merupakan Perangkat Daerah Kabupaten Sinjai yang ikut ambil bagian pada kegiatan ini. Bersama dengan Perangkat Daerah lain yang memiliki inovasi pelayanan publik.

Kepala Dinas Dinas Kesehatan,
dr. Andi Suriyanto Asapa menjelaskan, bahwa inovasi yang ditampilkan kali ini yaitu, Pamer Sehat dan MLM IVA Sadanis, dimana Inovasi ini masuk dalam Top 20, pada tahun 2018 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Kadis Kesehatan menjelaskan tentang tujuan dari Aparatur Pemerintah Sehat (Pamer Sehat) yaitu, untuk mengecek status kesehatan para Aparatur Pemerintah secara berkala. Sebagaimana diketahui, Aparatur Pemerintah di tengah kesibukannya dalam melaksanakan aktivitas terkadang tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengontrol kesehatan di sarana pelayanan kesehatan.

"Program Dinas Kesehatan Sinjai ini, merupakan para pelayan kesehatan yang langsung memeriksa di tempat kerja merupakan langkah yang cemerlang, sehingga tidak ada alasan lagi bagi aparatur untuk tidak memeriksakan kesehatan secara rutin dan berkala," kata Andi Suriyanto.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai merupakan Perangkat Daerah Kabupaten Sinjai yang ikut ambil bagian pada kegiatan ini. Bersama dengan Perangkat Daerah lain yang memiliki inovasi pelayanan publik.

Kepala Dinas Dinas Kesehatan,
dr. Andi Suriyanto Asapa menjelaskan, bahwa inovasi yang ditampilkan kali ini yaitu, Pamer Sehat dan MLM IVA Sadanis, dimana Inovasi ini masuk dalam Top 20, pada tahun 2018 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Sinjai, Andi Seto Ghadista Asapa mengatakan terkhusus OPD yang belum turut andil dengan Dinas Kesehatan dalam hal PAMER SEHAT diusahakan agar ikut bekerja sama agar inovasi yang dijalankan tetap bertahan. Karena semakin banyak inovasi yg dikirim, Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai berharap Inovasi ini bisa masuk ke 40 besar Kemenpan RB dalam hal Inovasi pelayanan Publik.

"Terkhusus OPD yang turut andil diusahakan agar ikut bekerja sama, agar inovasi yang dijalankan tetap bertahan, dan kepada OPD yang belum ikut andil diharapkan bisa berpartisipasi nantinya, karena semakin banyak inovasi yang dikirim akan semakin baik," kata Andi Seto.

Andi Seto Ghadista Asapa juga mengatakan terkhusus OPD yang turut andil diusahakan agar ikut bekerja sama, agar inovasi yang dijalankan tetap bertahan, dan kepada OPD yang belum ikut andil diharapkan bisa berpartisipasi nantinya, karena semakin banyak inovasi yang dikirim akan semakin baik.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai berharap Inovasi ini bisa masuk ke 40 besar Kemenpan RB dalam hal Inovasi pelayanan Publik.

"Saya berharap agar program-program ataupun Inovasi Pelayanan Publik yang dicanangkan dan dijalankan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai dapat betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat Sinjai pada umumnya.

Pada kegiatan ini program La Sapi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai meraih Top Inovasi Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Program yang dicanangkan oleh Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat
Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan drh. Mappamancu, M.Anim.Sc.

"Program La Sapi ini terus berbenah menyesuaikan diri dalam era digital dan informasi yang terus berkembang," kata Mappamancu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, jika Sulawesi Selatan ke depannya akan menjadi kawasan peradaban baru. Sebab, Sulsel didukung oleh potensi Sumber Daya Alam yang besar serta SDM aparatur berkualitas dan berdaya saing.

"Saya menyampaikan kepada seluruh OPD untuk menjadi tim yang baik dan bekerja maksimal, dengan harapan target kita ke depannnya bisa terukur, terarah dan tercapai sesuai sistem yang berjalan," jelasnya.