Penamatan SMPN 2 Bulukumba, Tomy : Tidak Ada Alasan Siswa Tidak Lanjut Sekolah

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Saat menghadiri penamatan peserta didik SMP Negeri 2 Bulukumba, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto menegaskan bahwa saat ini tidak ada alasan bagi orang tua tidak menyekolahkan anak-anaknya, atau melanjutkan pendidikan anaknya pada jenjang yang lebih tinggi.

Dirinya mempertanyakan sikap orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya ketika biaya pendidikan sudah ditanggung oleh negara, yang berbeda pada masa lalu ketika orang tua masih harus membayar biaya SPP di sekolah.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten bersama DPRD sangat menaruh perhatian di dunia pendidikan terutama dalam memastikan rata-rata angka lama sekolah itu semakin bertambah. Tomy menyayangkan jika masih banyak usia-usia produktif yang seharusnya masih harus melanjutkan sekolahnya, namun tiba-tiba berhenti di tengah jalan.

“Saya mengingatkan kepada para orang tua, jangan karena alasan klise, alasan ekonomi, tidak ada uang, kemudian membuat adik-adik kita tidak melanjutkan sekolahnya,” pintanya.

Ketika anak-anak tidak lanjut sekolah, tambah Tomy, itu artinya kita mematikan sebagian cita-citanya atau membunuh masa depannya. Menurutnya mematikan masa depan anak-anak dengan tidak memfasilitasi mereka untuk sekolah sama halnya dengan membunuh secara pelan-pelan, karena mereka tidak akan menjadi siapa-siapa.

“Jadi saya mengajak para orang tua yang ada anaknya di sini, tidak ada rumusnya lulusan SMP Negeri 2 Bulukumba yang tidak melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas Tomy di hadapan para orang tua siswa di Hotel Agri, Senin 29 April 2019.

Kepala SMP Negeri 2, Sahiruddin dalam sambutannya menuturkan jika pada Pemilu 2019 yang lalu, dua pengurus Komite sekolah lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Bulukumba. Keduanya adalah Zulkifli Saiye selaku Ketua Komite dan Supriadi selaku anggota komite sekolah.

Dikatakannya, SMP Negeri 2 pada tahun 2016 yang lalu telah ditetapkan sebagai sekolah rujukan dari Kementerian Pendidikan.

“Parameter dari sekolah rujukan itu adalah adanya berbagai prestasi yang telah dicapai, baik dari bidang akademik, maupun non akademik,” bebernya.

Selain itu kata Sahiruddin, SMP Negeri 2 juga telah terakreditasi A dengan nilai 92. Dengan status tersebut maka lima tahun ke depan sekolah ini berhak menyelenggarakan ujian nasional secara berkelanjutan.

Penamatan tahun ajaran 2018/2019 ini mengambil tema “Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan Bangsa”. Adapun jumlah siswa kelas IX yang tamat sebanyak 243 orang yang terdiri dari laki-laki 98 orang dan perempuan 145 orang.

Sekedar diketahui SMP Negeri 2 Bulukumba merupakan asal sekolah Putri Maulana alias Puput yang menjadi kontestan Liga Dangdut Indonesia (LIDA 2019) yang diselenggarakan stasiun televisi Indosiar. Puput yang masih duduk di kelas VIII sementara ini berjuang dalam fase empat besar untuk menjadi juara LIDA 2019. Saat mengawali sambutannya Wabup Tomy Satria Yulianto mengajak para hadirin keluarga besar SMP Negeri 2 untuk mengirimkan SMS dukungan sebanyak-banyak agar Puput bisa lolos dan menjadi juara I.

“Puput menjadi kebanggaan kita, kebanggaan masyarakat Bulukumba dan Sulawesi Selatan,” ucap Tomy.

Penulis:Iwan Taruna