Astaga, 12 Pohon Tumbang di Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Pusdatin BPBD Kabupaten Sinjai akhirnya telah merilis kejadian bencana sejak Januari hingga April 2019.

Cuaca ekstrim berupa hujan, angin kencang dan Guntur/badai petir yang melanda wilayah Kabupaten Sinjai sejak Januari 2019 hingga sekarang, tidak hanya telah mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor, atau korban tersambar petir, tetapi peristiwa pohon tumbang, juga hampir  terjadi setiap hari.

Berdasarkan catatan pengelola Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai sampai dengan 28 April 2019, telah terdapat 21 kejadian bencana, yang 12 di antaranya adalah peristiwa pohon tumbang yang saat kejadian rata-rata berdampak menutup akses jalan di samping yang menimpa dan merusak rumah warga.

Bahkan dalam waktu sepekan terakhir, peristiwa pohon tumbang terjadi pada setiap hari, mulai dari tanggal 20 April malam yang terjadi di jantung ibukota Kabupaten Sinjai, tepatnya di depan Pos Polantas Jalan Persatuan Raya, sampai yang terjadi pada tanggal 26 April di Desa Saukang Kecamatan Sinjai Timur yang menimpa rumah kediaman kepala Desa Saukang.

Meskipun dari sejumlah kejadian pohon tumbang, belum ada yang berdampak pada jatuhnya korban jiwa, namun meningkatnya pohon tumbang dalam empat bulan terakhir di wilayah Kabupaten Sinjai, telah mengundang kekhawatiran banyak pihak, khususnya para pengguna jalan dalam wilayah ibukota Sinjai dan pemilik rumah yang berdekatan dengan pohon.

Menurut Achmad Karim, Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Sinjai bahwa salah satu penyebab pohon tumbang di Sinjai adalah curah hujan yang deras disertai dengan angin kencang.

"Sejak Januari hingga April 2019, memang sudah ada beberapa pohon yang tumbang. Dan salah satu penyebabnya adalah curah hujan yang sangat deras yang disertai angin kencang. Dengan demikian, saya berharap kepada seluruh masyarakat Sinjai untuk terus waspada dan lebih berhati-hati," harap Achmad Karim. (*)