Ingin Sinjai Maju, Pemda Gelar FGD Studi Kelayakan Pendirian Perumda

BONEPOS.COM, SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah menggelar Forum Group Diskusion (FGD), terkait studi kelayakan pendirian Perusahaan umum daerah (Perumda), yang bertempat digedung B kantor Bupati Sinjai. Selasa 30 April 2019.

Kepala Balitbangda Kabupaten Sinjai, Asdar Amal Darmawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menjaring informasi terkait jenis usaha dan komoditi yang potensial untuk dikembangkan.

Ia juga mengatakan bahwa untuk pendirian Perusda, perlu lampiran untuk pengajuan permohonan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk memperoleh persetujuan, yang selain menganalisa pelayanan itu, juga harus dilampiri dengan RPJMD dan di dalam RPJMD tersebur harus memuat Kebijakan tentang poin-poin pendiriaan perusahaan Daerah.

"Alhamdulillah pada proses RPJMD telah masuk di poin kebijakan strategi kebijakan peningkatan pendapatan Daerah. Selain RPJMD, juga harus melampirkan ringkasan laporan keuangan Pemerintah Daerah tiga tahun terakhir, dan Dokumen APBD tiga tahun terakhir, yang dijadikan lampiran terakhir kita, untuk diajukan kepada Menteri agar dapat memperoleh Persetujuan," jelasnya.

Asdar juga menyampaikan bahwa meski ajukan rancangan tapi yang paling pokok adalah analisa tentang kelayakan ekonomi, analisa pemasaran dan analisa-analisa persoalan lainya seperti Peraturan Ketersediaan Teknologi maupun yang termasuk ketersediaan Sumber Daya Manusianya.

"Meski ajukan rancangan tapi yang paling pokok adalah analisa tentang kelayakan ekonomi, analisa pemasaran dan analisa-analisa persoalan lainya seperti Peraturan Ketersediaan Teknologi maupun yang termasuk ketersediaan Sumber Daya Manusianya," ungkap Asdar.

Sementara itu, Bupati Sinjai dalam sambutannya yang di wakili oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai Hj. Ratnawati mengatakan bahwa berbicara tentang kajian pasti harus di dukung denga fakta yang akurat dan informasi yang paripurna, yang menentukan dan memiliki teori yang sangat mendukung supaya data informasi sebagai pelengkapnya.

Hj.Ratnawati menyampaikan bahwa sarana yang diharapkan tersebut merupakan ajang menyalurkan potensi untuk kita dapat melihat Sinjai kedepan, sesuai dengan visi-misi Bupati yang tentu Ingin memajukan perekonomian di Kabupaten Sinjai.

"Kita berharap dengan Kerjasama Perguruan Tinggi semakin membaik, Pemerintah berharap semoga kerjasama ini akan maksimal kedepannya, dan tentu bagian dari kemajuan pembagunan, yang didasari dari penelitian dan kajian yang menjadi dasar dari sebuah perencanaan," jelas Hj.Ratnawati.

Menurut Ratna, bahwa rencana dasar dari kajian, maka tujuanya adalah untuk mengembalikan perusahaan Daerah, dan kemudian rencana ini akan disesuaikan degan keinginan Bapak Bupati Sinjai untuk memajukan prekonomian dari hilir sampai ke hulu.

"Kita akan melihat potensi-potensi yang ada di Kabupaten Sinjai, yang kemudian akan di kelola oleh perusahaan untuk bagaimana melihat dan menganalisa pelayanan perekonomian, analisis pasar dan Pemasaranya, serta bagaimana pelayanan keuagan dan analisis aspek lainya, tentu terkait bagaimana mengola aset yang ada di dalamnya," kata Ratna.

Untuk diketahui, hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tersebut, diantaranya Prof.Supratman, dan Makkarennu, dan hadir pula dalam kegiatan ini perwakilan dari masing-masing perangkat daerah. (*)