Tahun 2019, Segini Jumlah Siswa dan Siswi yang Tamat di SMK 1 Bone

BONEPOS.COM, BONE - Rapat terbuka dan penamatan peserta didik Kelas XII UPT SMK 1 Bone tahun pelajaran 2018-2019 di Hotel Novena jalan Ahmad Yani ,Rabu 1 Mei 2019.

Rapat terbuka dipimpin lansung Kepala UPT SMKN 1 Bone Drs H Amiruddin Am MM dan di hadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Wilayah III Bone dan Sinjai Drs Andi Syamsu Alam MPd,Waka Sek bidang kurikulum smk1 A Hermanto.SPd.dan di hadiri orang tua siswa.

Sebanyak 472 peserta didik yang mengikuti penamatan yang terdiri dari 6 jurusan diantaranya design permodalan dan informasi bangunan,teknik komputer dan jaringan, tata usaha,akuntansi dan keuangan lembaga, otomatisasi dan tata kelola perkantoran, bisnis daring dan pasaran,

Kepala UPT SMK Negeri 1 Bone Drs H Amiruddin Am MM mengatakan SMKN 1 Bone merupakan salah satu sekolah tertua di Bone yang setiap tahunnya mengalami kemajuan dan berkembangan. Itu bisa terlihat dari jumlah siswa yang dibina saat ini yang telah mencapai diangkat 1.475 orang. "Selaku kepala UPT kami mengucapkan terima kasih kepada orangtua siswa yang telah mempercayakan SMKN 1 Bone sebagai tempat menuntut ilmu anak-anaknya," ujarnya.
Perlu dipahami juga bahwa menyambut penerimaan siswa baru tahun ini, SMKN 1 Bone akan membuka dua program keahlian yakni Tata Boga dan Multimedia. "Program keahlian ini menjadi perhatian kami karena melihat kerja bagi lulusan nantinya sangat besar. Terutama pada program keahlian Tata Boga, akan dikerjasamakan dengan dunia usaha dan dunia industri yang bergerak dibidang perhotelan. "Jadi Hotel Novena, siap membangung kerja sama dengan kami untuk penyerapan alumni dalam dunia kerja," tandasnya.

Untuk tahun 2019/2020 rencana akan membuka jurusan baru program keahlian Tata Boga, Jurusan Multimedia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Wilayah III Bone dan Sinjai Drs Andi Syamsu Alam MPd mengatakan sebagai siswa sekolah kejuruan yang telah dibekali kompetensi yang memadai perlihatkanlah skill dan keterampilannya. "Jangan semata-mata berpikir menjadi PNS, namun bagaimana siswa ini berwirausaha karena salah satu ciri khas sekolah kejuruan adalah yang siap pakai dan siap kerja," ujarnya