Bulan Ramadhan, Sat Intelkam Polres Sinjai Pantau Harga Sembako di Pasaran

BONEPOS.COM, SINJAI - Jajaran Polres Sinjai telah melakukan monitoring dan pengecekan langsung stock harga sembako serta komoditas hasil pertanian saat memasuki bulan suci ramadhan 1440 Hijriyah/2019 Masehi, di Wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Monitoring atau pemantauan serta pengecekan yang dilaksanakan oleh personil Polres Sinjai tersebut, ialah melalui unit Sat Intelkam Polres Sinjai yang dipimpin langsung oleh KBO Sat Intelkam Ipda Alfian Mahajir, bersama Kanit Ekonomi Sat Intelkam Aiptu Amiruddin serta sejumlah anggota unit Ekonomi Sat Intelkam Polres Sinjai.

Dari hasil monitoring dan pengececek stock dan harga sembako di Pasar Sentral Sinjai Jalan Persatuan Raya Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara tersebut, telah diperoleh data harga eceran terbaru dipasaran dan beberapa bahan kebutuhan pokok masyarakat dan kebutuhan penting selama bulan suci Ramadhan.

Menurut Ipda Alfian, bahwa untuk harga sembako seperti harga beras, sayur mayur dan daging sapi saat ini masih tetap dengan harga normal atau harga biasanya, namun harga telur ayam, di pasar sinjai mengalami kenaikan sebesar 10% dari harga Rp 25 ribu/ rak menjadi Rp. 35.000/rak.

"Beberapa harga sembako masih tetap harga normal seperti hari biasanya. Namun, harga telur ayam telah mengalami kenaikan dari Rp.25 ribu/rak menjadi Rp.35 ribu/rak. Selain itu, harga cabai merah besar, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 5.000/kg dari harga biasanya dan untuk bawang putih dan bawang merah keduanya mengalami kenaikan sebesar Rp. 15.000/ Kg," ungkap Ipda Alfian kepada bonepos.com, Selasa 7 Mei 2019.

Menurut Yulhaidir, salah satu pedagang ikan kering di Pasar Sentral Sinjai, bahwa untuk harga Ikan kering kerapu, Ikan kering sunu, Ikan teri kecil dibadrol dengan harga tinggi kisaran 10% dari harga sebelum memasuki bulan suci ramadahan. Kenaikan ikan kering mencapai Rp.10.000 - 20.000/Kg, hal ini dipengaruhi kurangnya stock akibat cuaca musim hujan sehingga proses pengeringannya mempengaruhi ketersediaan stock dipasaran, dan juga tingginya permintaan kebutuhan ikan kering pada bulan puasa.

"Kenaikan ikan kering mencapai Rp.10.000 - 20.000/Kg, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya stock akibat cuaca musim hujan. Sehingga proses pengeringannya mempengaruhi ketersediaan stock dipasaran, dan juga tingginya permintaan kebutuhan ikan kering pada bulan puasa," ungkap Yulhaidir.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, kenaikan harga dari beberapa sembako di pasar Sentral Sinjai masih batas normal, dan juga untuk ketersediaan stock masih stabil. Meski demikian, dimungkinkan terjadi kenaikan harga pada saat menjelang akhir puasa atau menjelang hari raya idul fitri.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tentu perlu dilakukan koordinasi dengan dengan instansi vertical lainnya dengan membentuk tim terpadu bertujuan untuk melakukan pengawasan, dan pemantauan dilapangan secara berkala yang sifatnya mendadak(sidak) untuk mengantisipasi adanya penimbunan dan kenaikan harga secara sepihak dan kenaikan diatas harga kewajaran.