Bupati Minta Seluruh Aset Milik Daerah Ditertibkan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali meminta pengelolaan aset atau Barang Milik Daerah (BMD) dikelola sebagaimana mestinya. Dalam rangka menjamin terlaksananya tertib administrasi dan tertib pengelolaan barang milik daerah, Bupati meminta adanya kesamaan persepsi dan langkah secara integral dan menyeluruh dari unsur-unsur yang terkait dalam pengelolaan barang milik daerah.

Bupati dua periode ini menyoroti sikap sebagian aparatur yang masih menguasai aset pemerintah ketika mereka berpindah instansi. Dirinya meminta ketika pejabat tersebut berpindah maka barang yang dikuasainya tidak dibawa serta ke instansi atau jabatan barunya.

Saat ini kata AM Sukri Sappewali semua aset harus terdata dan tertata dengan baik.

“Makanya saya menginstruksikan untuk menelusuri semua aset, kalau misalnya ada laptop yang rusak harus diperlihatkan barang yang rusak itu. Intinya semua aset dan barang harus jelas dimana keberadaannya,” tukas AM Sukri Sappewali saat membuka Rapat Koordinasi Penertiban Barang Milik Daerah, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis, 16 Mei 2019.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Andi Mappiwali dalam laporannya menuturkan bahwa rapat koordinasi yang dilaksanakan terkait dengan rencana aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menghadirkan seluruh unit kerja, baik OPD, puskesmas, sekolah maupun kecamatan dan kelurahan. Pertemuan digelar untuk memberikan pemahaman bagaimana cara mengisi format yang disampaikan oleh KPK terkait dengan penertiban aset.

Pihaknya, lanjut Andi Mappiwali mengharapkan semua aset yang ada di Kabupaten Bulukumba, baik tanah, gedung, maupun kendaraan dan lain sebagainya dapat terdata dengan baik, meski dalam kondisi rusak berat, rusak ringan maupun hilang.

“Setiap aset atau barang harus jelas statusnya, sehingga dengan penertiban aset ini akan mempermudah kita dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Penulis:Iwan Taruna