Razia Penginapan di Bulan Suci Ramadhan, Mapolres Palopo Amankan Empat Pelaku Pengguna Sabu

BONEPOS.COM, PALOPO - Satuan Reskrim Dan Satuan Narkoba melakukan razia sejumlah tempat penginapan pada bulan suci ramadhan di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan.18 Mei 2019.

Dalam razia itu petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku pengguna obat terlarang, yakni Narkoba jenis sabu serta obat daftar G lainnya.

Selain menyita barang bukti obat terlarang Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba kota Palopo juga berhasil mengamankan senjata tajam milik salah seorang pelaku.

tim resmob dan satuan narkoba polres kota palopo, sulawesi selatan,pada minggu 18 Mei 2019 dini hari tadi melakukan penggrebekan disejumlah penginapan yang ada di daerah tersebut.

dari penggrebekan itu polisi berhasil mengamankan empat orang pemuda yang kedapatan sedang menggunakan sabu serta obat daftar golongan Keras.

Berawal dari informasi masyarakat maraknya penggunaan narkoba serta obat daftar G disejumlah wisma di daerah tersebut sehingga petugas langsung melakukan penggrebekan dan berhasil mengamankan empat pemuda yang sedang asyik pesta sabu dan obat daftar G.

dari tangan pelaku petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa pireks bekas yang baru saja digunakan serta sejumlah obat daftar G seperti tramadol, lem fox.

selain itu petugas juga mendapati salah seorang pelaku membawa senjata tajam berupa golok

saat dilakukan penangkapan pelaku yang sudah dibawah pengaruh obat-obatan sempat melawan petugas sehingga terjadi ketegangan antara pelaku dan petugas kepolisian.

menurut kasat reskrim polres palopo AKP Ardi Yusuf bahwa "pelaku awalnya hanya melakukan operasi penyakit masyarakat dibulan suci ramadhan,namun seorang pengguna kamar wisma sempat memperlihatkan gelagak mencurigakan sehingga langsung digerebek petugas gabungan dan menemukan pirex bekas pakai"

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya keempat pelaku tersebut langsung
digelandang ke mapolres palopo untuk kepentingan penyelidikan"jelas Ardi Yusuf

"keempat pelaku ini akan dijerat dengan undang-undang penyalahgunaan obat terlarang serta undang-undang darurat terkait kepemilikan senjata tajam"Tambah Ardi Yusuf

Penulis:Ahmad Kaisar