Hendak Kabur? Polres Pelabuhan Dalami Pemeriksaan Bang Hasan

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Bos mal dan hotel di Makassar, Hasan Basri, yang sering disapa Bang Hasan ditangkap lantaran menodong seorang pedagang dengan senjata api (Senpi). Polisi pun menyelidiki izin kepemilikan senjata tersebut.

“Jenis senjatanya pistol. Nanti kita lihat izinnya. Masih kita lihat surat-surat yang dimiliki, apakah sesuai dengan surat yang dimiliki,” kata Kapolres Pelabuhan AKBP Aris Bachtiar di kantornya, Makassar, Selasa 28 Mei 2019.

Pihaknya hingga malam tadi masih terus memeriksa Hasan, yang dilaporkan lantaran menodong seorang pedagang bernama Hendrik (38) karena memprotes sebuah pameran yang dianggap merugikan pedagang.

Kapolres Pelabuhan mengatakan, pihaknya masih mendalami alasan pelaku berada di Bandara Sultan Hasanuddin saat ditangkap usai menodong hendrik Minggu 26 Mei 2019 malam kemarin, apakah Hasan hendak kabur pada saat itu

“Kita masih dalami. Yang jelas kita amankan di bandara, kita dalami apa tujuannya dan keberadaannya disana, kita dalami,” ungkap Aris Bachtiar

Seperti diketahui, pedagang yang ditodong pistol oleh Hasan Basri ialah Hendrik (38). Dia mengaku ditodong karena memprotes sebuah pameran yang dianggap merugikan pedagang.

Hendrik mengaku sebagai salah seorang pedagang ponsel di MTC. Kejadian penodongan ini terjadi pada Minggu (26/5) kemarin. Saat itu Hendrik bersama teman-temannya sesama pedagang di lantai I Mal MTC memprotes adanya pameran di lantai ground mal itu.

“Jadi dua kali saya ditodong pistol oleh Hasan Basri,” ujar Hendrik saat dikonfirmasi

Menurutnya setelah ditodong senjata, Ia diajak berbicara oleh anak pelaku bernama Hensen. Namun, tidak lama berbicara soal pameran dengan Hensen, Hendrik langsung pergi ke kantor polisi melaporkan penodongan yang dialami sekitar pukul 17:30 Wita.

“Saya laporkan soal ancaman karena saya ketakutan ditodong pistol. Saya merasa ada ancaman karena jari Hasan Basri sudah di pelatuk saat ancam saya,” jelas Hendrik.

Penulis:Ahmad Rusli