Kemelut Sinjai TV, Presidium Sinjai Geram Angkat Bicara

Presidium Sinjai Geram, Awaluddin Adil, saat di Kantor Bupati Sinjai, Selasa 28 Mei 2019.

BONEPOS.COM, SINJAI - Presidium Sinergi Jaringan Independen Gerakan Rakyat Menggugat (Sinjai Geram), akhirnya angkat bicara, lantaran adanya kemelut yang terjadi di sistem Penyiaran Sinjai TV Kabupaten Sinjai.

Suara sumbang pun berdatangan dari berbagai kalangan, bahkan masyarakat Sinjai sendiri merasa kehilangan Siaran TV lokal, yang notabenenya stasiun TV tersebut sudah mengharumkan nama Daerah Sinjai dan telah menerima penghargaan dari salah satu Lembaga Penyiaran di Pusat.

Awaluddin Adil pun menyayangkan niat Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai, H.Firdaus, yang akan mengoperasikan siaran Sinjai TV dengan alternatif menggandeng ke salah satu perusahaan TV kabel yang ada di Sinjai.

"Saya sangat menyayangkan penjelasan Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, H.Firdaus saat menggelar jumpa Pers di rumah makan Pasundang waktu itu. Tentunya kita tahu bahwa penyiaran Sinjai TV adalah legal. Dan bilamana ia menggandeng ke salah satu perusahaan TV kabel, tentu harus jelas dulu, apakah TV kabel itu sudah legal atau tidak," jelas Awaluddin Adil.

Menurut Presidium Sinjai Geram, Awaluddin Adil, bahwa keberadaan Sinjai TV merupakan salah satu Icon Daerah Sinjai, dan siaran informasi yang disajikan sudah menjadi kebutuhan masyarakat Sinjai. Namun, hilangnya siaran Sinjai TV karena adanya kerusakan pada alat atau sistem, maka patut diduga terjadi kekeliruan dalam peremajaan alat maupun pengadaan alat oleh Dinas terkait.

"Patut diduga ada kekeliruan dalam sistem peremajaan dan pengadaan alat oleh Dinas terkait. Olehnya itu, agar lebih jelas letak titik permasalahannya, secara lembaga, kami meminta kepada pihak penegak hukum, unit Tipidkor Polres Sinjai untuk segera melakukan investigasi atau penyelidikan terkait hal tersebut," tegas Awaluddin Adil.

Dilansir dari press realise Humas Pemkab Sinjai, Kadis Kominfo dan Persandian, H.Firdaus yang telah melakukan jumpa pers sekaligus buka bersama dengan sejumlah awak media di rumah makan Pasundan Kabupaten Sinjai, menjelaskan bahwa dengan tidak tayangnya siaran Sinjai TV tersebut disebabkan oleh beberapa faktor,  diantaranya pemancar Sinjai TV terkena petir, dan rusaknya beberpa alat yang ada di Sinjai TV

H.Firdaus berjanji akan melakukan perbaikan secepatnya, agar masyarakat Sinjai dapat melihat dan menyaksikan acara-acara Sinjai TV

"Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai akan terus melakukan pembenahan kualitas siaran LPPL Radio Suara Bersatu dan Sinjai TV,"

Lebih lanjut Kadis Kominfo dan Persandian, H.Firdaus, menyampaikan bahwa untuk pemeliharaan Sinjai TV, hanya sebesar Rp. 5 Juta. Akibatnya, harus memutar otak untuk menyelesaikan persoalan tersebut, minimal siaran Sinjai TV kembali bisa dinikmati sementara waktu.

"Memang rusak pemancarnya sedangkan untuk pemeliharaan hanya sedikit, ini yang membuat kami juga harus memutar otak," kata H.Firdaus.

Untuk kembali bisa dinikmati masyarakat, kini Firdaus mengaku telah menyiapkan opsi lainnya dengan kembali menggandeng salah satu TV Kabel di Sinjai.

"Saat ini alatnya sudah dalam pemasangan, Inshaa Allah, satu atau dua hari kedepan sudah bisa on air lagi tapi hanya dalam jangkauan pelanggan Sinjai TV saja dulu, sembari menunggu anggaran peremajaan kembali," tambahnya.(*)