Opini: Sosial Media di Era Millenial

Nurfajar Iskandar

Masyarakat milenial mungkin itulah julukan generasi sekarang ini, tidak hanya hidup yang serba instan, sosial media juga sangat lekat dengan masyarakat era milenial bahkan bisa dikatakan bahwa sosial media sudah menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri.

Tetapi jika kita melihat lebih dalam dan memahami fenomena yang terjadi sekarang, sosial media mulai beralih fungsi, sosial media yang awalnya digunakan untuk memperluas jalinan persatuan dan persaudaraan sekarang dijadikan wadah untuk saling menyalahkan, menjatuhkan, bahkan menjadi wadah menebar kebencian.

Sudah banyak kasus memilukan yang terjadi di negara kita karena penggunaan sosial media mulai dari kasus pencemaran nama baik bahkan sampai kasus pembunuhan, kasus itu terjadi karena masih kurangnya kesadaran dalam menggunakan sosial media.

Perlu dicermati

Sosial media merupakan penggambaran dari dunia, terdapat banyak orang yang tergabung di dalamnya dengan latar belakang yang berbeda-beda, mereka dari berbagai macam suku, budaya, pekerjaan, dan juga agama.

Hanya saja, untuk menghindari anggapan buruk dalam penggunaan media sosial memang bukanlah hal yang mudah di negara demokrasi ini yang mana masyarakatnya diberikan kebebasan berpendapat.

Oleh karena itu, sikap bijak dan toleransi adalah sikap yang wajib ditanamkan bagi setiap individu dalam menggunakan sosial media.

Adapun sikap bijak yang dimaksud yaitu sikap paham akan perbedaan dan persamaan akan nilai-nilai dari kebaikan menurut persepsi dari norma-norma kemanusian. Sedangkan toleransi yaitu bagaimana sikap kita agar bisa menjaga perasaan diri terhadap perbuatan orang lain di tengah kehidupan dalam lingkungan yang majemuk.

Maka, alangkah lebih baiknya jika kita menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan dan menggunakannya dengan penuh tanggung jawab.

Penulis :

Nurfajar Iskandar
Jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2018 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan.