Jembatan Gantung Putus Warga Libureng Tak Punya Akses Lagi

BONEPOS.COM, BONE - Akibat terputusnya jembatan gantung sungai Minrajeng Desa Mattiro Deceng Kecamatan Libureng yang menghubungkan dua Desa yakni Mappesangka, Ponre dan Binuang Kecamatan Libureng. Warga kini tak lagi memiliki akses satu-aatunya penghubung guna melakukan aktivitas.

Warga yang semula melewati jembatan gantung tersebut hanya butuh waktu sekira 10 hingga 15 menit untuk sampai Desa tetangga. Namun kini warga yang bermukim di Desa Mattiro Deceng, Binuang. Warga yang menyeberang Desa tetangga, harus memutar dengan menempuh jarak sekira 20 kilometer dengan waktu tempuh hampir satu jam.

Mardiana misalnya warga Desa Matiro Deceng Kecamatan Libureng, ditemui bonepos.com, mengatakan, tak ada lagi akses penghubung untuk sampai di Desa tetangga, setelah banjir menerjang sungai tersebut dan putuskan jembatan gantung itu yang merupakan akses penghubung satu-satunya untuk sampai ke Desa tetangga."ujar

Namun lanjut Diana, pasca jembatan gantung itu putus, tak ada lagi akses penghubung untuk sampai ke Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre. Kami dan warga lainnya harus memutar lewat Lapri tembus Tana batu, tembus Binuang yang jauhnya lebih 20- an Kilometer. Berharap kepada Pemerintah untuk membangun jembatan penghubung permanen yang kuat tahan arus deras."harapnya.

Penulis:Amry Amas