Wow, Tiga Mahasiswi Unhas Ini Ciptakan Pasta Gigi Berbahan Kulit Jeruk Nipis

BONEPOS.COM - ISTIMEWA Pasta gigi khusus bagi penderita diabetes tersebut diciptakan tiga mahasiwi PKM-PE Unhas yakni, Nur Rahmah, Michelle Liemdier dan Aafiah Ifada.

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Tiga mahasiswi yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM)-PE Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, menciptakan pasta gigi, khusus bagi penderita diabetes berbahan kulit jeruk nipis.

Pasta gigi khusus bagi penderita diabetes tersebut diciptakan tiga mahasiwi PKM-PE Unhas yakni, Nur Rahmah, Michelle Liemdier dan Aafiah Ifada. Dimana ketiganya melakukan penelitian di bawah pendampingan dosen Fakultas Kedokteran Gigi, Unhas Prof Muhammad Harun Achmad.

Pasta gigi khusus bagi penderita diabetes ini, berbahan kulit jeruk nipis, dimana selama ini kulit jeruk nipis biasanya dibuang dan menjadi limbah yang paling banyak ditemukan dalam industri minyak atsiri jeruk nipis.

"Padahal, beberapa penelitian menunjukkan kadar flavonoid tertinggi berada pada kulit jeruk nipis. Semakin tinggi konsentrasi flavonoid, semakin baik efek antibakteri yang dihasilkan," ungkap Aafiah Ifada ketua Tim PKM-PE Unhas kepada Bonepos.com, Kamis, 13 Juni 2019.

Menurut Aafiah, pembuatan pasta gigi berbahan aktif ekstrak kulit jeruk nipis itu untuk penderita diabetes ini berangkat dari keperihatiannya terhadap tingginya kasus radang gusi dan gigi berlubang pada penderita diabetes di Indonesia.

"Indonesia menempati urutan ke-7 tertinggi di dunia dengan penderita Diabetes mellitus mencapai 8,5 juta jiwa. Penderita diabetes tiga kali lebih beresiko terkena radang gusi dan gigi berlubang," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Dia, salah satu cara untuk mencegah gigi berlubang dapat dilakukan dengan pengaplikasian bahan aktif antiplak yang telah dipatenkan seperti Chlorhexidine (CHX), namun beberapa penelitian telah membuktikan efek samping yang merugikan dari penggunaan CHX.

"Sebenarnya ada satu yakni CHX namun ada efek sampingnya, seperti, penurunan daya pengecapan, perubahan warna gigi, pembengkakan kelenjar ludah, menimbulkan reaksi alergi seperti kesulitan dalam bernapas hingga kanker mulut," jelasnya lagi.

Sementara itu, terkait penggunaan kulit jeruk sebagai bahan baku pasta gigi ciptaanya itu, lanjut Dia, berfungsi sebagai pencegah gigi berlubang dan radang gusi khusus untuk penderita diabetes dan hal ini baru pertama kali digunakan dalam dunia kedokteran gigi.

Penulis:Ahmad Rusli