Data Terbaru BPBD Wajo: 48.875 Jiwa Terdampak Banjir

BONEPOS.COM, WAJO - Intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan menyebabkan sungai-sungai dan drainase yang ada tidak mampu mengalirkan aliran air.

Akibatnya, sebanyak 58 Desa di 22 Kelurahan di 8 Kecamatan di Wajo, terendam banjir. Ketinggian banjir mulai dari 20 centimeter hingga 260 centimeter.

Data sementara yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Wajo, Kamis, 13 Juni 2019, sebanyak 13.277 KK dan 48.875 jiwa terdampak banjir. Sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain korban jiwa, banjir di wajo ini juga menyebabkan 11.477 unit rumah, 8.007 hektare sawah, 2.484 hektare kebun dan 135 hektare tambak.

Sementara itu terkait jumlah warga yang mengungsi, BPBD Wajo mencatat, pengunsi berada di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Sabbangparu, sebanyak 4 KK (16 jiwa), Kecamatan Tempe, 61 KK (230 jiwa) dan Kecamatan Tanasitolo, sebanyak 5 KK (15 jiwa).

Koordinator Basarnas Bone Andi Sultan yang dikonfirmasi Bonepos.com, Kamis malam, mengatakan, sejauh ini tim BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, relawan dan masyarakat telah melakukan penanganan terhadap banjir tersebut termasuk melakukan evakuasi pengungsi.

Selain itu, lanjut Dia, pemerintah Kabupaten Wajo juga telah menyalurkan bantuan makan dan kebutuhan lainnya, termasuk mendirikan tenda-tenda pengungsian, serta, pendataan dampak banjir masih dilakukan BPBD.

Andi Sultan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, mengingat, intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

"Potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi untuk itu, kami imbau warga untuk tetap waspada, dan tidak beraktifitas di kawasan banjir dan lebih amanya ayo mengunsi di tempat yang sudah di sediakan pemerintah wajo," kata Andi Sultan.

Penulis:Iwan Taruna