Pengembangan Model Konseptual Bumi Panrita Kitta Mulai Dibahas

BONEPOS.COM, SINJAI - Konsep Pengembangan model konseptual bumi panrita kitta, mulai dibahas.

Hal ini dapat dipastikan ketika
Asisten II, Hj.Nikmat B.Situru membuka acara Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Sinjai, di Gedung B Kantor Bupati Sinjai, Kamis 13 Juni 2019, dengan mendiskusikan tentang pembahasan konsep pengembangan model konseptual Bumi Panrita Kitta.

Asisten II, Hj.Nikmat B.Situru dalam arahannya mengucapakan terima kasih kepada peserta diskusi yang hadir untuk membahas bagaimana konsep bumi panrita kitta kedepan.

"Ini merupakan kajian awal dan masih bisa berubah untuk kedepan karena kita bekerja sama dengan tim akademis sinjai supaya kita bisa bersinergi dengan baik,"

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Sinjai, Asdar Amal Darmawan mengatakan bahwa kami melibatkan tim ahli dari IAIM Sinjai diantaranya Dr. Hardianto Rahman, Dr.Ismail, dan Dr. Muh. Anis.

Lebih lanjut Asdar Amal Darmawan mengatakan bahwa Tujuan kajian
Mendeskripsikan gambaran pelaksnaan keagamaan di Sinjai sebagai kebutuhan pengembangan model Konseptual Bumi Panrita Kitta dan merumuskan model konseptual Bumi Panrita Kitta untuk pengembangan SDM di Sinjai.

Asdar berharap kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk semakin menginternalisasi semangat keagamaan kedalam kehidupan keseharian masyarakat Sinjai dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut sebagai dukungan perwujudan visi Pemerintah Kabupaten Sinjai yang salah satu poin utamanya perwujudan masyarakat yang Religius.

"Saya berharap kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk semakin menginternalisasi semangat keagamaan kedalam kehidupan keseharian masyarakat Sinjai. Dan kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai dukungan perwujudan visi Pemerintah Kabupaten Sinjai yang salah satu poin utamanya adalah perwujudan masyarakat yang Religius," jelas Asdar.

Sementara itu, tim ahli, Dr.Ismail, mengatakan bahwa FGD ini digelar sebagai upaya menggali informasi tentang Panrita Kitta dari aspek sejarah, sehingga mampu dilahirkan sebuah program Pemerintah Daerah yang bersumber dari data-data dan fakta.

"FGD ini digelar sebagai upaya menggali informasi tentang Panrita Kitta dari aspek sejarah, sehingga mampu dilahirkan sebuah program Pemerintah Daerah yang bersumber dari data-data dan fakta," ungkap Dr.Ismail.

Turut hadir Para tokoh agama, tokoh budayawan dan pemerhati sejarah. (*)