Curi Cengkeh, Supir Angkutan Umum Ini Diringkus Polisi

BONEPOS.COM, BONE - Terduga pelaku pencurian cengkeh sebesar 100 Kg berhasil diringkus oleh anggota Resmob Polres Bone, di Jalan Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Macege, Kecamatan, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu 23 Juni 2019 sekitar pukul 17.00 Wita.

Unit Resmob Polres Bone yang dipimpin langsung oleh Ipda Achamad Alfian Nurrochim berhasil mengamankan Susanto (29) seorang supir angkutan umum terduga pelaku pencurian cengkeh 100 Kg milik Asti Astuti Ningsih (25) dengan dasar LP/ 391 / VI / 2019 / SPKT / RES BONE, tanggal 23 Juni 2019.

Ipda Achmad Alfian mengatakan, berawal darinadanya laporan korban tentang dugaan tindak pidana pencurian cengkeh, pihaknya langsung mencari informasi tentang terduga pelaku. Setelah mendapatkan informasi, bahwa terduga pelaku berada di rumah salah seorang kerabatnya.

"Kami langsung bergerak dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Selanjutnya kami melakukan pencarian barang bukti yang mana dari pengakuan terduga pelaku pencurian cengkeh tersebut di jual kepada H. Muh. Gafir yang tinggal di Jalan Husein Jeddawi, kemudian tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan barang bukti cengkeh tersebut dan dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian senilai Rp. 13.000.000,- ( tiga belas juta rupiah ),"kata Achmad Alfian

Achamd Alfian juga menambahkan bahwa berdasarkan hasil interogasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya yang telah mengambil cengkeh milik korban milik Asti Astuti Ningsih dengan cara memasuki rumah milik korban dan langsung membawa cengkeh tersebut dengan menggunakan mobil merek Toyota Avanza Nomor Polisi DD 1221 KG milik Abdul Azis Loge.

"Terduga pelaku beralasan hanya meminjam mobil tersebut sebentar, kemudian terduga pelaku membawa dan menjual barang bukti tersebut seharga Rp. 4.000.000,- ( empat juta rupiah ) dan dari pengakuan pelaku uang tersebut telah dia gunakan untuk membayar pinjamannya. Selanjutnya terduga pelaku bersama dengan barang bukti kami amankan dan kami bawa ke Polres Bone guna proses hukum lebih lanjut,"ungkap Achmad Alfian

Penulis:Iwan Taruna