HMI Bone Kecam Pembangunan Double Puskesmas Di Uloe

BONEPOS.COM, BONE - Pembangunan Puskesemas di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuai sorotan publik salah satunya Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone.

Pasalnya selain lokasi yang masih dalam sengketa karena mendapat penolakan dari warga dan pemilik lahan. Pembangunan Puskesmas dilokasi ex pasar tersebut dinilai tidak strategis penempatannya karena masih ada desa yang tidak memiliki Puskesmas dan masyarakat butuh fasilitas tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Sabir, Ketua Umum HMI Cabang Bone merasa Bidang Perencanaan Dinas Kesehatan tidak meninjau lokasi pembangunan.

“Dinas Kesehatan dalam hal ini Kabag Perencanaan dan Umum harus meninjau ulang lokasi pembangunan, apakah status tanah tersebut layak sehingga kelak dikemudian hari tidak menjadi sengketa yang bisa saja berdampak kerugian pada kedua belah pihak,” tegas Sabir

Sabir juga mengungkapkan bahwa pembangunan Puskesmas ditempat yang sama tidak berdampak pada program kerja pemerintah yang ingin melakukan pemerataan dan peningkatan di bidang kesehatan.

“Memperioritaskan lokasi yang telah memiliki fasilitas yang sudah ada dibandingkan menempatkan pusksesmas di daerah yang belum memiliki fasilitas seperti ini mencerminkan hal yang jauh dari program pemerintah pusat terkait pemerataan pembangunan di bidang kesehatan,” ungkap Muhammad Sabir Ketua Umum HMI Cabang Bone 2018-2019.

Sementara salah seorang warga Desa Mario, Kecamatan Dua Boccoe berharap kalau pemerintah lebih memprioritaskan Desa yang belum memiliki Puskesmas.

“Warga disini tidak memiliki puskesmas jadi kalau keluarga kami sakit, kami harus pergi ke desa-desa yang memiliki puskesmas, macam Puksesmas Pattiro atau Uloe,” ungkap Fahril warga Desa Mario Kecamatan Dua Boccoe.

“Kami berharap pemerintah lebih mengutamakan desa yang tidak memiliki puskesmas, kasihan mereka,” imbuhnya kepada Bonepos.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bone sendiri terkait rencana pembangunan menuturkan bahwa puskesmas yang ada di Desa Uloe tidak memenuhi standar untuk akreditasi karena lokasi di Puskesmas yang ada tidak dapat bangun lagi.

“Intinya puskesmas yang ada tidak memenuhi standar peningkatan akreditasi,dan sekarang kan puskesmas harus akreditasi, maka itu harus cari lokasi lain, Kami hanya menyiapkan anggaran dan lokasinya kami tidak mau tahu intinya kami menyiapkan fasilitas dana dari pusat,” jelas H. Rustan Kepala Bidang Perencanaan dan Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Bone.

Penulis:Iwan Taruna