Curahan Hati Warga Perantauan Maluku Utara Kepada Jokowi

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Tahapan pemilihan Presiden 2019 telah usai. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo-Kiyai Ma'ruf Amin resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024, Minggu 30 Juni 2019.

Hal ini menandai Jokowi akan memasuki masa kepemimpinannya sebagai Presiden di periode kedua.

Berbagai harapan datang dari rakyat Indonesia kepada Jokowi di periode kedua kepemimpinannya. Salah satunya dari alumni kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang juga seorang perantau dari Kabupaten Maluku Utara, Nur Sinta.

Sinta mengatakan, salah satu hal yang mesti menjadi perhatian Jokowi ialah terkait harga rempah yang menurutnya terlalu rendah. Menurut Sinta harga yang rendah tentu akan merugikan petani.

"Tolong harga rempah bisa menjadi perhatian, sampai saat ini harga cengkeh di Maluku Utara merosot dari Rp 100ribu perkilo sekarang jadi Rp60 ribu, komoditi cengkeh sangat resah," ungkap Sinta kepada Bonepos.com, Minggu 30 Juni 2019.

Dia menjelaskan, selama 5 tahun tidak panen, sekali panen yang dirasa cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan malah tidak bisa karena merosotnya harga cengkeh.

Selain itu, Sinta juga menyoroti dunia pendidikan. Menurutnya, Presiden perlu ke pelosok, karena kesejahteraan tenaga pendidik di pelosok khususnya di beberapa daerah seperti Maluku Utara masih jauh dari kata sejahtera.

"Selain itu perlu sekali pemerataan, bahkan ada sekolah yang fasilitas bukunya hanya beberapa, jangan sibuk keluarkan dana desa terus di korupsi oleh pejabat desa tapi kucurkan juga dana untuk pembenahan fasilitas pendidikan," tandasnya.

Penulis:Ahmad Rusli