Pembina KPK Sesalkan Satpol PP Bertindak Sewenang-wenang

BONEPOS.COM, BONE - Pembina Cafe Klinik Pecinta Kopi (KPK) sesalkan tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam melakukan penertiban.

Pasalnya menurut Andi Andika Sapta Resa Putra selaku Pembina Cafe KPK ini, saat Petugas Satpol PP melakukan penertiban di Cafe KPK pada Jum'at 28 Juni 2019 malam diduga sewenang-wenang karena tidak mengantongi surat perintah saat melakukan penertiban serta tidak didampingi oleh tim teknis terpadu sintap

"Satpol PP melakukan penertiban tanpa mengantongi surat perintah, padahal yang saya pahami dalam tupoksi Satpol PP ada menerangkan bahwa (Setiap Petugas Yang Diperintahkan Harus Dilengkapi dengan Surat Perintah Tugas) dan tidak mengindahkan kesepakatan hasil rapat koordinasi antara tim teknis terpadu Sintap dengan perwakilan KPK. KPK dianggap belum memiliki izin tetapi itikad baik sudah kami lakukan untuk melegalkan pengoperasian KPK,"ujar Resa sapaan akrabnya

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya telah membuat surat permohonan penerbitan izin sebelum proses pembangunan atau renovasi dilakukan.

"Upaya yang telah kami lakukan kurang lebih 2 bulan sebelum proses renovasi bangunan, kami bersurat terkait permohonan izin tertanggal 29 Agustus 2018, tetapi tanggapan surat dari Sintap baru kami terima tertanggal 20 Juni 2019. Padahal tanggal 25 Juni kami menghadiri rapat koordinasi bersama tim teknis antara lain Sintap, Dinas Perumahan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata bersama perwakilan KPK,"ungkap Resa kepada Bonepos.com Sabtu 29 Juni 2019 malam.

Terpisah dengan Kasat Pol PP Bone, H.Andi Sumardi Suaib yang dihubungi Bonepos.com melalui telpon selulernya Sabtu 29 Juni 2019 malam mengatakan bahwa pihaknya telah bertindak sesuai dengan prosedur saat melakukan penertiban di KPK kemarin malam.

"Ketika ada melapor disana ada diduga melanggar ketertiban umum. Kami akan menyampaikan dan menegur. Insya Allah kami ini sesuai protap, dan kami ini berkerja secara Humanis,"kata Andi Sumardi Suaib

Penulis:Iwan Taruna