Diduga Mabuk, Sopir Pick Up di Bone Tabrak Pengendara Motor

BONEPOS.COM, BONE - Seorang pengemudi pick up yang diduga sedang mabuk menabrak pengendara motor dan tiang listrik di kawasan Jalan Poros Stadion Lapatau, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin Sore 1 Juli 2019, sekira pukul 16.30 WITA.

Berdasarkan data yang dihimpun Bonepos.com, mobil pick up putih dengan nomor polisi DW 8611 AE yang dikemudikan Nurming Bin Dg.Mussing, warga Bantaeng itu, menabrak seorang pengendara motor Honda Beat yang saat itu tengah berada didepannya.

Akibat dari kejadian itu, korban yang diketahui bernama Dini, 17 tahun, warga asal Kelurahan Bulu Tempe, Bone, harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru, Watampone untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya.

Menurut salah satu keluarga korban, Arman, bahwa korban mengendarai motor dengan membonceng keluarganya yang baru saja menghadiri acara hajatan, hanya saat tiba-tiba datang mobil pick up dengan kecepatan tinggi dan menabraknya.

"Dia (Korban) baru saja meninggalkan rumah dan membonceng sepupu dan keponakannya untuk menuju pulang. Kebetulan tadi dirumah ada acara pak. Saya tidak menyangka kalau korban akan mengalami musibah kecelakaan seperti ini," ungkapnya kepada Bonepos.com.

Dia menuturkan, bahwa saat kejadian, Ia sempat mendekati pengemudi Pick Up tersebut, dan dari situ Ia menduga kalau si penabrak dalam kondisi mabuk, karena mengeluakan nafas beraroma alkohol.

"Saya sempat mendekati sopir itu pak, ternyata dia berbau minuman dan dalam kondisi mabuk. Untung saja beberapa keluarga kami yang ada di lokasi tempat kejadian bisa menahan rasa emosinya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan pak," jelasnya.

Terpisah, Kanit Lakalantas Polres Bone, Ipda Siswanto yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut, meski demikian Ia belum bisa menerangkan secara detail kronologi terjadinya kecelakaan.

"Benar pak, anggota sudah di TKP, jadi untuk kronologisnya nanti sama anggota karena masih dalam pemerikasaan," singkat Ipda Siswanto.