Layangkan Surat Somasi, LBH S3 : Kami Akan Usut Tuntas Kasus Puskesmas Uloe

BONEPOS.COM, BONE - Ahli waris lahan ex Pasar Uloe yang menolak pembangunan Puskesmas Dua Boccoe di atas lahan mereka kini menempuh jalur hukum dengan menggandeng Lembaga Bantuan Hukum Sipakatau Sipakelebbi dan Sipakainge (LBH S3) terkait sengketa Puskesmas Uloe.

LBH S3 pemegang kuasa ahli waris serta masyarakat yang merasa keberatan terhadap rencana pembangunan Puskesmas Uloe oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dalam hal ini Dinas Kesehatan telah melayangkan surat somasi pertama kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bone.

Hal itu dilakukan agar menghentikan segala aktivitas terkait pembangunan Puskesmas Uloe di atas tanah yang bersengketa dengan ahli waris dan masyarakat setempat sebelum mengangkat persoalan ini kerana hukum baik secara perdata dan pidana, Senin, 1 Juli 2019.

"Kami menduga ada konspirasi antara pemerintah desa dengan Dinas Kesehatan terkait pembangunan puskesmas tersebut bagaimana tidak pemerintah desa menyerahkan tanah ahli waris dan warga kepada dinas kesehatan tanpa kesepakatan dengan yang berhak," ungkap Andi Asrul Sekretaris LBH S3 kepada Bonepos, Senin 1 Juli 2019

Andi Asrul juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga selesai.

"Kami dari lembaga bantuan hukum S3 akan mengusut tuntas perkara ini, dan melakukan segala upaya hukum sesuai dengan peraturan yang ada,"tambah Andi Asrul Amri.

Sementara itu, pihak ahli waris meminta bantuan LBH S3 setelah melayangkan keberatan namun belum juga menemui titik temu sehingga langkah tersebut ditempuh.

"Langkah ini diambil setelah kami semua ahli waris merasa tidak ada itikad baik dari pemerintah setempat setelah melayangkan keberatan," kata Annas Nanang yang juga merupakan Ahli Waris

Penulis:Iwan Taruna