Sosialisasi Pengembangan Talas Satoimo di Libureng

BONEPOS.COM, BONE - Talas Jepang atau dikenal dengan talas Satoimo merupakan komoditi pangan bernilai ekspor yang cukup baik dan mulai dikembangkan di Indonesia. Secara normal tanaman ini dapat menghasilkan puluhan ton/ ha /panen.

Di Sulawesi Selatan, budidaya talas Jepang sudah dilakukan di beberapa kabupaten diantaranya, Kabupaten Bantaeng, Pinrang, Luwu dan Jeneponto.

Mengingat nilai ekspornya yang cukup baik, Selasa, (2/7) bertempat di kantor Desa Pitumpidange, Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan petani pada kegiatan "Sosialisasi Pengembangan Talas Satoimo".

Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh
Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sulsel, Staf Ahli Program Talas dari BPTP Balitbangtan Universiatas Hasanuddin, Tim Pendamping dan Supervisi,asal Jepang, Mr. Nakata, Camat, UPTD Pertanian, Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Bone, Pengusaha dan importir serta Kelompok Tani.

Camat Libureng Andi Rahmat Musrya, S. STP, mengatakan, kami berterima kasih kepada Pemprov Sulsel atas Bantuan Program Pengembangan Talas Jepang di Kec Libureng yang merupakan Program Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Kami berharap Masyarakat sebagai penerima manfaat dari Program ini agar dapat menjalankan program tersebut dengan baik. talas ini merupakan sebuah komoditi ekspor yang bernilai ekonomi tinggi."katanya.

Lanjut Rahmat, kita berharap semoga program ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Pitumpidangnge dan bisa menjadi komoditi unggulan di Desa ini. Karena ini adalah program yang baik apalagi ada tim yang mendampingi mulai saat ini sampai panen, dari sisi pemasaran tidak perlu ragu karena disiapkan pengusaha dan importir yang akan langsung membeli hasil panen petani."jelasnya.

Penulis : Amry Amas

Penulis:Amry Amas