Alumni STIBA Setelah Yudisium Langsung Bedah Skripsinya di Depan Ratusan Kaum Muslimah

BONEPOS.COM. MAKASSAR - Di saat Mahasiswa yang pada umumnya bersukaria karena sudah mendapatkan gelar sarjana, Yoshi Putra Pratama memiliki cara unik untuk merayakan kesyukurannya atas gelar Sarjana Hukum Prodi Perbandingan Hukum dan Madzhab yang baru saja dia dapatkan di Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar.

Cara yang dilakukan mahasiswa ini tergolong unik dan perdana dilakukan selama STIBA Makassar ini berdiri, yaitu dengan cara membedahnya di depan kaum muslimah di tempat kelahirannya.

Dua hari setelah sidang yudisium mahasiswa asal Trenggalek Jawa Timur ini memutuskan untuk langsung terbang menuju kota kelahirannya, membedah skripsi yang berhasil dia pertahankan di depan dua dewan penguji Prof. Prof. Dr. H. Abd. Rahim Yunus, MA. Dan DR. H. Rahmat Abdurrahman Lc. M.A.

Skripsi yang berjudulkan "Batasan Aurat Wanita Yang Boleh Terlihat di Tempat Umum Menurut Perspektif Imam Al-Nawawi" singkat dapat menarik perhatian para muslimah untuk hadir dalam kajian ilmiah ini, walhasil peserta yang terdata oleh panitia dalam kajian ini berjumlah lebih dari seratus orang muslimah.

Disponsori oleh komunitas S3 Trenggalek, Komunitas Trenggalek berhijrah dan rumah zakat Trenggalek, bedah skirpsi yang dilaksanakan setelah sholat ashar pada Rabu 12 Juni 2019 di masjid Al-Furqan Surondakan selama kurang lebih dua jam berlangsung lancar.

"Saya mengajak kepada para alumni Mahasiswa/i STIBA Makassar agar membedah skripsinya kepada masyarakat sekitar terutama yang library Research. Mudah-mudahan ini menjadi awal keberkahan dari ilmu kita" ucapnya kepada Bonepos.com.

Yoshi Putra Pratama merupakan salah satu mahasiswa yang selalu mendapat nilai cumlaude dari semester pertama sampai semester terakhir di STIBA Makassar, dan saat ini putra kebanggaan kota Trenggalek ini sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia.

Julfiadi

Penulis:Julfiadi