Guru SMPN 4 Sibulue Ancam Mogok Mengajar

Ilustrasi

BONEPOS.COM, BONE - Sejumlah guru di SMPN 4 Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengancam akan melakukan aksi mogok.

Aksi mogok para guru ini merupakan bentuk penolakan terhadap penetapan Masrudi sebagai Plt Kepala Sekolah atau Kepala UPT di sekolah tersebut.

Para guru menilai, penetapan Masrudi sebagai Kepala UPT tidak sesuai dengan harapan mereka, yang mana sebelumnya telah mengusulkan Suardi sebagai kepala UPT.

"Kami sudah membawa pernyataan yang ditandatangani oleh para guru untuk mengangkat pak Suardi, dan itu saya serahkan ke Kadis Pendidikan," ungkap salah seorang guru yang enggan namanya di mediakan, Jumat 5 Juli 2019.

Untuk itu, Dia berharap Dinas Pendidikan meralat penetapan Masrudi sebagai Kepala UPT dan menetapkan Suardi sebagai Kepala UPT, apalagi Suardi telah lulus terbaik dalam seleksi Calon Kepala Sekolah.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj Andi Syamsiar melalui Sekretaris Disdik Nursalan yang dimintai konformasinya perihal penolakan tersebut mengatakan kepada teman guru diharap bisa menahan diri dan bersabar sambil melihat kinerja plt kepala sekolah yang bersangkutan.

"Beliau memang boleh jadi diusul oleh Dinas Pendidikan, tapi inikan baru status pelaksana tugas dan belum dilihat kinerjanya, kalau memang tidak bagus kita bisa evaluasi sambil menunggu penetapan status depenitif," kata Nursalam.

Adapun terkait seleksi Calon Kepala Sekolah menurut Sekdisdik, kemampuan mereka pada dasarnya sama. "Kalau dari sisi kemampuan, mereka itu kurang lebih sama," ungkap Nursalam.

Sugianto Warium