Ini Dia Fokus JK Jika Sudah Tak Menjabat Sebagai Wapres

BONEPOS.COM - ISTIMEWA Wakil-Presiden-RI-Jusuf-Kalla-JK

BONEPOS.COM, JAKARTA - Jabatan Jusuf Kalla (JK) sebagai wakil Presiden (Wapres) akan selesai pada bulan Oktober 2019 ini, sejumlah rencana pun mulai disiapkan oleh JK, menjelang berakhirnya masa jabatannya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir Detik.com, Kamis 11 Juni 2019, JK mengatakan bahwa dirinya akan fokus pada pekerjaan sosial, salah satunya aktif dalam kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI), mengurus agama, dan terlibat dalam dunia pendidikan.

"Kalau saya istirahat 100 hari lagi, kembali pada pekerjaan semula, ialah urus sosial, DMI, urus agama, urus Dewan Masjid. Urus pendidikan, urusan sosial lainnya, dan tentu memberikan sumbangan pikiran," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Dalam perjalanan kariernya di pemerintahan yang mencapai 20 tahun, JK menceritakan bahwa Dia memulai-nya dari jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indonesia dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia, sebelum akhirnya menjadi Wapres.

"Saya di pemerintahan hampir 20 tahun. Karier saya itu bertahap, sama dengan tentara. Mulai perwira menengah dulu, baru perwira tinggi. Saya menteri, habis menteri jadi menko, dari menko jadi wapres," ujar JK.

JK menyebutkan, bahwa sepanjang karirnya di Pemerintahan, hanya posisi Presiden yang tidak pernah Ia capai. JK mengatakan kariernya hanya berhenti pada tingkat Wapres saja, yakni berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu dan Presiden Jokowi, saat ini.

"Cuma yang nomor satu tidak bisa dicapai. Kalah saya waktu 2009 itu, tapi artinya pengabdian itu kan tergantung situasinya," sebut Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini.

Sumber:Detik.com