Kontrak Penyuluh Non PNS Berakhir, Ini Penjelasan Kemenag Bone

BONEPOS.COM, BONE - Jelang masa tugas berakhir penyuluh Non PNS akhir tahun 2019, Kementerian Agama Kabupaten Bone melakukan monitoring dan evaluasi yang berlangsung di Kantor KUA Cina, Kamis, 11 Juli 2019.

Sejumlah penyuluh agama Non PNS hadir, diantaranya penyuluh Cina, Barebbo, Ponre, sibulue, Mare dan Tonra. Hadir pejabat Kemenag Bone, Kepala Seksi Bimas Islam Taufiq Raden memimpin rombongan Kemenag Bone.

Kasi Bimas Islam Kemenag Bone, Taufiq Raden mengatakan sejak tahun 2017 kemenag Bone mengangkat penyuluh Non PNS sebanyak 225 orang yang menjadi garda terdepan bagi Kantor Urusan Agama dalam menyampaikan pesan pesan negara. Ditegaskan bahwa adapun keberadaan penyuluh selama ini sangat membantu hingga akan merekrut dan melakukan tes wawancara yang direncanakan dalam waktu dekat.

"Penyuluh Non PNS kita ini sudah berstatus P3K, apalagi semua sudah Diklat. Olehnya itu, sebelum masa kontrak berakhir saya harap saat tes wawancara nanti betul betul calon penyuluh kita lebih serius lagi bekerja," ujar Taufiq.

Disebutkan Taufiq bahwa peran dan tantangan penyuluh ke depan semakin berat. Setiap penyuluh harus menguasai objek binaannya dengan segala permasalahan yang berbeda beda seperti kurangnya jamaah yang melaksanakan ibadah di mesjid, pembinaan keluarga sakinah, produk halal, zakat, wakaf, radikalisme agama, narkoba dan psikotropika.

"Untuk yang 225 penyuluh agama non PNS yang sudah Diklat kami harap tidak ada yang dikeluarkan, karena semua sudah dibekali ilmu," harapnya.

Penulis:Andi Ilham