12 Sekolah di Bone Akan Terapkan Program “Berani”

BONEPOS.COM, BONE - Sebanyak 12 sekolah jenjang SMP di Kabupaten Bone yang jadi Piloting penerapan Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills Education) siap menerapkan program "Berani", (Better Reproductive Health and Rights For All In Indonesia).

Mengawali penerapan program tersebut, Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak bekerja sama dengan Unicef dan Bappeda Bone menggelar Workshop Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills Education) bagi Trainer (Pelatih) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bone, 11-15 Juli 2019.

Workshop tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bone Drs H Abu Bakar, M.Si

Adapun sasaran Workshop ini adalah untuk melatih guru-guru dari 12 sekolah di Kabupaten Bone yang jadi Piloting penerapan Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills Education)

"Program ini sebagai salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Pendidikan Bone untuk program BERANI, "Better Reproductive Health and Rights For All In Indonesia. Untuk itu Unicef melaksanakan ujicoba pendidikan kecakapan hidup untuk SMP tahun pelajaran 2019/2020 itu kepada 12 SMP piloting di Kabupaten Bone," jelasnya.

Terpisah, Trainer Sam Arif mengatakan, Program tersebut akan diterapkan di sekolah dengan mengalokasikan 2 jam pelajaran tambahan di 12 sekolah yang jadi piloting untuk kelas VII dan VIII.

"Melalui program ini kita memberikan bekal kepada siswa tentang keterampilan, hal-hal menghadapi tantangan hidup termasuk menyelesaikan masalah dalam kehidupannya sehari hari," harapnya.

Selain itu materi yang akan diberikan kepada peserta adalah bagaimana kemampuan anak mengekspresikan emosi, menghadapi masa pubertas, bagaimana menyikapi dampak internet dan sosial media, bagaimana cara berteman di media sosial, mengedentifikasi masalah yang dihadapi anak dan cara ini juga termasuk kampanye tetang penolakan perkawinan usia dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari Yayasan Indonesia Mengabdi, Konsultan Unicef, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Adapun sekolah yang jadi Piloting yaitu SMP Negeri 1 Ajangale, SMPN 2 Ajangale, SMPN 3 Awangpone, SMPN 1 Awangpone, SMPN 4 Cina, SMPN 1 Cina, SMPN 1 Salomekko, SMPN 3 Salomekko, SMPN 1 Tellu Siattinge, SMPN 3 Tellu Siattinge, SMPN 1 Ulaweng dan SMPN 2 Ulaweng.