Ahli Waris Apresiasi Kades Uloe Yang Siap Wakafkan Tanah

BONEPOS.COM, BONE - Ahli waris apresiasi Kepala Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang siap wakafkan tanahnya, bilamana tidak dapat lahan untuk rencana pembangunan Puskesmas.

Hal itu disampaikan Abd.Rahman selaku Kepala Desa Uloe dihadapan Jamaah Masjid Riyadhul Muttaqin Appasareng, Jum'at 12 Juli 2019, lewat diatas mimbar, Abdul Rahman Hafid selaku Kepala Desa Uloe menyampaikan beberapa hal terkait sengketa rencana pembangunan Puskemas yang akan dibangun diperkirakan menelan anggaran 2 milliar lebih.

“Kami pemerintah desa ingin mengklarifikasi pemberitaan yang terjadi selamai ini di media sosial yang menyudutkan kami dan membuat kami terbebani, seperti dihantam dan berikan pukulan berat bahwa saya diduga memberikan lahan dan melakukan konspirasi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya di depan ratusan jamaah masjid tersebut.

Selain mengklarifikasi Kepala Desa Uloe juga bersiap menerima konsekuensi jika terjadi kongkalikong pihaknya dengan pemerintah Kabupaten Bone jika memang benar adanya.

“Di tempat masjid Riyadhul Muttaqin Appasareng Uloe ini pada hari jumat, bahwa bilamana, kami apa yang didugakan bahwa saya merencanakan atau melaksanakan saya meminta kepada Allah SWT. agar mengutuk saya,” tegasnya

Kepala Desa Uloe juga mengatakan bahwa dia bersiap memberikan lahannya jika pembangunan puskesmas Uloe dipindahakan.

“Kalau memang tidak dapatkan lahan saya siap mewakafkan tanah saya di Desa Tempe, Kecamatan Dua Boccoe kepada pemerintah untuk diwakafkan pembangunan puskesmas," ungkap Abdul Rahman Hafid atau yang biasa disapa Yammang.

Menanggapi pernyataan tersebut pihak ahli waris mengapresiasi sikap kepala Desa Uloe yang ingin memberikan lahannya untuk pembangunan puskemas daripada memaksakan pembangunan di atas tanah yang bersengketa.

“Saya sangat mengagumi kedewasaan kepala Desa Uloe yang berkepala dingin ingin menyelesaikan masalah ini, semoga pihak dinas kesehatan juga berdewasa memindahkan pembangunan di atas tanah sengketa,” kata Yusran dari pihak ahli waris.

Penulis:Iwan Taruna