Mengejutkan, Ini 5 Fakta Dibalik Penemuan Mayat Perempuan di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Warga di Desa Poleonro, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan temuan mayat berjenis kelamin perempuan di sebuah semak belukar.

Jenazah perempuan yang diketahui bernama Kartini Binti Barul 35 tahun tersebut ditemukan terbungkus dalam kondisi mengenaskan.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian perempuan tersebut.

Berikut fakta penemuan mayat tersebut:

1. Ditemukan oleh Warga

Mayat perempuan ini ditemukan oleh warga bernama Jamal bersama dua orang rekanya yakni Massa dan Rudi, sekira pukul 10 WITA itu

Saat itu, ketiga warga ini sedang melakukan pencarian di sekitar areal perkebunan milik korban.

"Jasad korban ditemukan tergeletak di semak belukar yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari kebun milik korban," kata Kapolsek Libureng AKP Hajriadi, Selasa, 16 Juli 2019.

2. Diduga Korban Pembunuhan

Aparat Kepolisian menduga kuat korban meninggal akibat dianiaya. Pasalnya pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.

"Ditemukan luka pada bagian wajah dan kepala diduga akibat penganiayaan," Ungkap AKP Hajriadi.

3. Polisi Temukan Parang di TKP

Selain menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, Polisi juga menemukan barang bukti senjata tajam berupa parang.

Tidak hanya itu, Polisi juga menemukan ceceran darah di sejumlah titik dimana jasad korban ditemukan, serta menemukan potongan rambut yang diduga milik korban.

4. Korban Meninggalkan Rumah Untuk Berkebun

Sebelum ditemukan tak bernyawa, Kartini meninggalkan rumah menuju ke kebun-nya pada Minggu tanggal 14 Juli 2019 sekitar jam 15.00 wita.

Hingga keesokan harinya, tepatnya Senin, 15 Juli 2019, korban tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga yang khawatir langsung melakukan pencarian dibantu oleh sejumlah warga.

5. Motif dan penyebab kematian belum diketahui

Hingga saat ini, Polisi belum mengetahui motif dan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil visum yang dilakukan oleh Dokter.

"Untuk penyebab pasti terkait kematian korban, kami masih menunggu hasil visum dari dokter," terang AKP Hajriadi.

Penulis:Amry Amas