Ini Lokasi Peredaran Narkoba Terbesar di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Peredaran narkoba di Wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mulai mengkhawatirkan. Hampir seluruh wilayah di Kota menjadi pusat peredaran barang haram tersebut.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, Muharram Sahude, saat menggelar press rilis pengungkapan kasus narkoba di kantor BNNK Bone, Jalan Kompleks Stadion Lapatau, Bone, Rabu, 24 Juli 2019 kemarin.

Menurut Dia, data tersebut berdasarkan hasil pengungkapan kasus narkoba, selama kurang lebih 4 tahun menjabat sebagai kepala BNN Bone.

"Untuk sementara peredaran narkoba terbesar di Bone itu ada di wilayah kota. Salah satu contohnya, dari hasil tangkapan kemarin dimana disita 32 gram narkoba jenis sabu," ungkap Muharram.

Dia menyebutkan, peredaran narkoba di Bone ibarat fenomena gunung es. Mungkin yang terungkap itu baru beberapa persen dari 100 persen, sehingga masih ada beberap persen yang belum terungkap.

Lebih jauh kata Muharram, pembinaan kepada warga yang wilayahnya menjadi tempat peredaran narkoba, sangat diperlukan, agar mata rantai peredaran narkoba di Bone bisa terputus.

Untuk diketahui, pada Selasa, 23 Juli kemarin, petugas BNNK Bone berhasil menangkap dua orang pelaku narkoba yang diduga merupakan salah satu bandar besar sabu di Bone.

Dalam penangkapan itu, petugas BNNK berhasil mengamankan narkoba diduga jenis sabu sebanyak 38 gram. Sabu yang disita tersebut dalam kondisi siap edar.

Yang lebih mengejutkan lagi, narkoba yang disita BNNK itu dipasok dari salah seorang narapida narkoba berinisial B di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bolango, Kabupaten Gowa.