Exit Meeting Penguatan Pembangunan ZI Di Lingkungan Kanwil Sulsel

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Exit Meeting menutup kegiatan Penguatan Kembali Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulsel Jumat (26/07/2019).

Sebelum Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Asep Kurnia dan Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Kemenkumham RI, Razilu memberikan pengarahan, Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa kedatangan Tim Penguatan Kembali ini sangat membantu dalam mengevaluasi persiapan 7 (tujuh) satuan kerja yang diusulkan meraih predikat WBK.

Pada kesempatan ini, Staf Ahli Menteri memaparkan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Tim. Razilu menyampaikan bahwa secara umum Satker yang telah lolos penilaian Tim Penilai Internal (TPI) telah memenuhi kriteria dan cukup bagus.
“Namum ada sedikit komponen yang perlu dipebaiki baik dari sarana, inovasi, dan komponen-komponen lainnya,” jelas Razilu.

"Komitmen harus dibangun secara permanen dan bukan komitmen sesaat, berani menolak gratifikasi dan pungli, bangun atmosfer lingkungan kerja yang baik untuk kepuasan penerima layanan, dan buat terobosan-terobosan yang tidak harus berbasis IT" tutur Razilu menutup paparannya.

Sementara Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Asep Kurnia menyampaikan paparan terkait pemantauan Action Plan peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta Sosialisasi Peran dan Layanan Publik Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM.

"Dan sebagai wakil ketua pembangunan ZI kementerian kembali saya ingatkan poin penting bagaimana membangun mindset untuk meningkatkan pelayanan publik!" tegasnya.

Tim Penguatan Kembali berharap agar semua rekomendasi dari hasil review dijadikan acuan untuk melakukan pembenahan terutama bagi 7 (tujuh) UPT yang telah lolos dalam penilaian TPI menuju WBK.

Diakhir kegiatan tim penguatan kembali meminta kepada 7 UPT tersebut yang lolos, untuk menampilkan Yel - yel internalisasi WBK mereka masing-masing.