Ketua DPW BKPRMI Sulsel Hadiri Wisuda Santri TK/TPA di Kajuara

BONEPOS.COM, BONE - Ketua Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Propinsi Sulawesi Selatan Hasid Hasan Palogai menghadiri acara wisuda santri TK/TPA Se- Kecamatan Kajuara, Ahad 28 Juli 2019 di lapangan Calabai Tungke'na Buhu Desa Waetuo Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Wisuda santri yang diikuti 214 santri dari 33 TK/TPA ini, juga dihadiri Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bone Muh. Amin, Direktur Daerah LPPTKA- BKPRMI Kabupaten Bone Hasbullah, Anggota DPRD Kabupaten Bone Bustanil Arifin, Tripika Kajuara, Ketua DPK BKPRMI Kajuara Abdul Haris, Kepala Desa Waetuo Sudirman dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya Ketua DPW BKPRMI Propinsi Sulawesi Selatan Hasid Hasan Palogai menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya wisuda santri di Kecamatan Kajuara ini.

"Nuangsa wisuda di Kecamatan Kajuara ini sepertinya nuangsa wisuda kabupaten, di sepanjang jalan terpasang bendera BKPRMI. Ini menunjukkan BKPRMI Kecamatan Kajuara telah menjalangkan misi organisasi BKPRMI. Banyak wisuda tingkat kabupaten yang tidak mampu menyamai wisuda hari ini" ungkapnya

Ustadz Hasid juga menilai BKPRMI di Kecamatan Kajuara telah sukses melakukan kaderisasi dengan baik. Terbukti yang diwisuda pada hari ini, umumnya masih usia dini.

Ustadz Hasid menambahkan saat ini BKPRMI sedang menggiatkan pembinaan anak-anak usia dini. Hal ini dilakukan karena saat ini arus informasi dan komunikasi telah membuat anak-anak usia dini terlena, seperti sudah mampu mengotak-atik HP Android, yang bisa saja membuka konten yang tidak boleh dilihat oleh anak-anak usia dini.

"Maka oleh pemerintah kita, bersama BKPRMI memikirkan di tingkat Nasional, anak-anak usia dini yang berada pada 0 - 4 tahun ini, sejak dini dibekali dengan pendidikan keagamaan" ungkapnya.

Olehnya itu ia berharap di pelosok-pelosok bisa berdiri lembaga-lembaga pendidikan usia dini seperti PAUD dan sejenisnya. Hal ini dilakukan agar generasi muda bisa terdidik sejak dini dengan pendidikan keagamaan.

Penulis:Julfiadi