NCID Apresiasi PDIP Tolak Kandidat Jaksa Agung dari Parpol

BONEPOS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (Direktur NCID), Jajat Nurjaman apresiasi sikap Partai PDI Perjuangan yang menolak kandidat Jaksa Agung dari kader parpol.

Menurut Jajat, posisi Jaksa Agung bukan jabatan politis. Melainkan jabatan profesional yang independen terhadap pengaruh politik manapun.

"Hanya di Indonesia posisi Jaksa dianggap jabatan politik, ini sangat keliru. Jaksa Agung merupakan jabatan profesional hukum yang harus dibedakan dengan jabatan eksekutif dan legislatif," tegas Jajat, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta (6/8/2019).

Jajat mempertanyakan maksud elit Partai Nasdem yang menyebut posisi Jaksa Agung sebagai jabatan politik.

"Saya pikir jika Nasdem memaksakan orangnya mengisi posisi jabatan Jaksa Agung tentu akan berhadapan dengan kehendak rakyat. Nasdem harus menepis kecurigaan rakyat bahwa hukum ditegakan hanya untuk kepentingan politik tertentu belum lagi di periode ini terbukti kasus korupsi yang melibatkan anggota kejaksaan semakin marak," terang Jajat.