Langka, Warga Bone Antre Beli Gas Elpiji 3 Kg

Warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan rela mengantre di pangkalan Gas di Jalan Makmur, Watampone, demi mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

BONEPOS.COM, BONE - Warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan resah, pasalnya tabung gas elpiji 3 kilogram mendadak lenyap di pasaran. Demi mendapatkan elpiji 3 kilogram ini, warga di Bone harus rela antri hingga berjam-jam di pangkalan gas elpiji.

Berdasarkan pantauan Bonepos.com, sejak Selasa 6 Agustus 2019 hingga hari ini Rabu 7 Agustus, setidaknya ada dua pangkalan Elpiji yang diserbu antrean pembeli yakni pangkalan Gas di jalan Makmur dan Jalan Mangga, Watampone.

Salah seorang warga, Anti, 33 tahun, mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa hari ini keliling untuk mencari elpiji 3 kilogram.

"Sudah berapa hari ini saya keliling cari tapi tidak dapat. Hari ini alhamdulillah sudah ketemu tapi itupun cuma bisa beli satu pakai kupon," kata Anti kepada Bonepos.com, Rabu, 7 Agustus 2019.

Hal senada diungkapkan Sunarti, 34 tahun, Dia mengaku rela membeli elpiji 3 kiligram, dengan harga Rp 20 ribu.

"Kalau di pengecer itu Rp 20 ribu per tabung, kalau di distributor murah hanya Rp 16 ribu, tapi ya kita harus antri dan dapat kupon," kata Dia.

Sementara itu, Direktur PT Lompengeng Gas Bone, Hidayat A Siara selaku salah satu distributor Pertamina mengatakan, kelangkaan gas 3 kilogram disebabkan karena kurangnya pasokan.

"Sebenarnya tidak langka, tapi kurang (Pasokan -red), kalau elpiji 12 kiligram stok sangat banyak," ungkap pria yang akrab disapa Yayat ini kepada Bonepos.com.